Pages

Senin, 28 September 2015

Seribu Pelajar-Santri Deklarasi Tolak Surat Edaran Gubernur Jateng




Rembang, izzamedia.com
Terbitnya Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Nomor 420/006752/2015 tentang penyelenggaraan sekolah lima hari di seluruh Kabupaten se-Jateng membuat pelajar dan santri di Lasem melakukan aksi protes.
Pada Ahad (27/9) pagi sedikitnya seribu pelajar sekolah NU dan santri sejumlah pondok pesantren menggelar apel serta deklarasi penolakan terhadap kebijakan tersebut yang mulai diujicobakan di beberapa daerah.

Khoirul Anwar, pengurus Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar NU (IPNU) Lasem berpendapat, jika sekolah lima hari diterapkan dan siswa harus berangkat pagi pulang sore, kemungkinan besar mereka tidak mempunyai waktu belajar di madrasah atau mengaji.

Menurut Anwar, kebijakan tersebut merugikan anak. Karena, tambahnya, bila pelajar dipaksa belajar hingga sore hari, dengan sendirinya waktu untuk mereka mengaji juga terkurangi.

"Kalau sekolah cuma lima hari, kami sebagai pelajar akan merasa dirugikan. Apalagi kalau mereka sampai tidak bisa sekolah madrasah, tentu akan lebih merugikan lagi. Jika kepandaian tidak dibekali dengan akhlak yang baik besar kemungkinan akan melahirkan koruptor,” tuturnya.

Sebagai simbol penolakan, seribu pelajar menandatangani lembaran kain putih 1 kali lima meter. Mereka berharap, dengan adanya aksi ini, Gubernur Jawa Tengah mau meninjau ulang surat edaran, yang disebut sebagian pihak dibuat secara sepihak oleh Ganjar Pranowo.


sumber: nu.co.id

Islamophobia Di Negara Barat



izzamedia.com -Beberapa hari lalu, dunia dikejutkan oleh tertangkapnya seorang remaja muslim di Texas, Amerika Serikat yang bernama Ahmed Mohammed. Dia merupakan korban salah tangkap akibat jam rakitannya diduga sebagai bom. Padahal, pembuatan jam tangan tersebut dimaksudkan untuk proyek sains di sekolahnya. Herannya, penangkapan tersebut berasal dari laporan guru Ahmed sendiri.

Apa yang terjadi pada Ahmed merupakan gambaran kecil dari realitas masyarakat Amerika masa kini. Tentunya peristiwa ini tidak berdiri sendiri, tapi memiliki rangkaian sebab awal yang mendasari dan membentuknya. Dengan kata lain, peristiwa tersebut merupakan rangkaian sebab dari peristiwa-peristiwa sebelumnya sebagai akumulasi dari proses sejarah yang kelam dan traumatik.

Salah satu peristiwa besar dalam sejarah Amerika adalah runtuh gedung WTC dan Pentagon, akibat hantaman pesawat tak berawak yang mengakibatkan ribuan masyarakat Amerika meninggal. Sejak peristiwa serangan 11 September 2001 itu, Amerika Serikat mengalami perubahan besar-besaran, terutama dalam aspek politik maupun keamanan. Kelompok Islam dianggap paling bertanggung jawab atas tragedi kemanusiaan tersebut. Kelompok Islam dicap sebagai kelompok teroris yang mesti diberangus. Peristiwa tersebut menjadi tragedi besar yang menandai awal pengidentifikasian terhadap Islam sebagai ancaman keamanan bagi negara Amerika Serikat. Di sisi lain, hal itu telah menyisakan trauma mendalam bagi masyarakat Amerika Serikat.

Setelah peristiwa itu, kewaspadaan terhadap kelompok Islam tak hanya terjadi di Amerika Serikat, tetapi juga merembes ke negara-negara lain, khususnya Eropa yang diam-diam telah menaruh curiga dan antipati kepada kelompok-kelompok Islam. Efek tersebut bisa ditelusuri dari beberapa respon dan tindakan negara-negara barat terhadap kelompok Islam terkait terorisme, termasuk respon mereka dalam menyikapi pengungsi Suriah. 

Respon berlebih terhadap kelompok Islam telah melahirkan Islamofobia yang cukup serius pada negara-negara Barat. Tentunya, kondisi ini tidak lepas dari sokongan berbagai kepentingan politis, ekonomi, dan ideologi yang difasilitasi melalui hadirnya teknologi pengetahuan yang semakin canggih untuk menyalahkan Islam. Melalui media sosial, kelompok Islam telah dibentuk sebagai musuh bersama (common enemy). Media secara langsung telah berkontribusi besar dalam membentuk frame of war (peta permusuhan) antara Islam dan non-Islam yang mengakar kuat pada bangunan kesadaran individu, kelompok, maupun institusi di negara- negara barat, khsusunya Amerika Serikat.

Media telah menjadi instrumen pembentuk stigma negatif terhadap kelompok Islam. Melalui proses framing, media telah merekonstruksi realitas masyarakat dan berhasil menciptakan kelompok Islam sebagai musuh bersama, sekaligus pada waktu bersamaan membentuk kesadaran masyarakat Amerika Serikat. Pembacaan yang tidak kritis terhadap gambar dan audio visual yang terpotong-potong yang disajikan oleh media menjadi sebab semakin kuatnya ketakutan terhadap kelompok Islam. Ditambah lagi berbagai argumen politik, ekonomi, keamanan, agama menjadi “bumbu penyedap” yang ikut serta dalam mempenetrasi kelompok Islam.

Meskipun peristiwa tersebut telah berlangsung lebih dari satu dekade yang lalu, tetapi stigma negatif terhadap kelompok Islam masih jelas mempengaruhi sikap dan pikiran masyarakat Amerika hingga saat ini. Islam telah menjadi momok menakutkan yang seolah selalu mengawasi, meneror, dan mengintimidasi secara halus dalam pola-pola relasi yang terbangun di antara masyarakat Islam dan non-Islam.

Peristiwa Ahmed Mohammed hanya menjadi salah satu cerita yang menunjukkan bahwa sentimen agama dan trauma masa lalu masih terpelihara dan membanyangi kehidupan masyarakat Amerika Serikat. Ahmed hanya merupakan korban dari kondisi masyarakat Amerika Serikat yang masih mengalami trauma atas tragedi di masa lalu yang terus dikonstruksi melalui proses framing.

Trauma yang dialami masyarakat Amerika Serikat terhadap kelompok Islam dalam psikologis disebut Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) biasanya diklasifikasikan sebagai suatu anxiety yang terkait dengan gangguan disosiatif. Gangguan ini terjadi karena merasakan kembali pengalaman intens mengenai hal-hal yang berhubungan dengan peristiwa traumatis yang menghasilkan rasa takut, ketidakberdayaan atau mengerikan. Merasakan kembali pengalaman traumatik ditandai dengan kenangan berulang, mimpi, kilas balik, adanya reaksi yang kuat baik terhadap fisik maupun fisiologis dalam reaksi yang saling berhubungan.
 
Dalam kasus Ahmed sebagai pemuda beragama Islam, gangguan ini bekerja dengan menjadikan Ahmed sebagai pemantik yang merelasikannya dengan peristiwa 9 September dan terorisme yang mengancam keamanan masyarakat Amerika Serikat. Akibatnya, segala hal yang terkait dengan Islam menjadi isu sensitif dan diwaspadai, munculnya intoleransi, diskriminasi, sekaligus secara tidak langsung menunjukkan rapuhnya fondasi demokrasi negara tersebut.



sumber: islaminesia.com

Kamis, 24 September 2015

Lokasi Kejadian Tragedi Mina Berada Jalur 204 Bukan Jalur yang Biasa Digunakan Jemaah Haji Indonesia



Ratusan jemaah haji meninggal  di Jalan Arab 204 saat menuju ke lokasi lempar jumroh di Mina. Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah Arsyad Hidayat memastikan jalan tersebut bukan jalur yang dilintasi jemaah Indonesia.

“Jalan Arab 204 adalah jalan yang tidak biasa digunakan jemaah haji Indonesia khususnya jemaah yang ada di Mina Jadid. Jemaah Indonesia biasanya lewat Jalan King Fahd,” ucap Arsyad saat jumpa pers di Makkah, Kamis (24/9/2015).

Dia mengatakan Jalan Arab 204 itu berada di sebelah kiri jalan King Fahd dan jaraknya sekitar 500 meter.

Peresmian Masjid Agung Moskow oleh Putin, Dihadiri Erdogan dan Mahmud Abbas




izzamedia.com-Rusia. Presiden Rusia, Vladimir Putin, meresmikan pada Rabu kemarin (23/9/2015) Masjid Agung Moskow yang dihadiri pula oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dan Presiden Palestina, Mahmud Abbas.
Dalam sambutannya, Putin menyinggung tentang ISIS dan menyebut ideologi yang dianut kelompok teroris itu penuh dengan kebohongan dan jauh dari kebenaran Islam. Putin menegaskan bahwa Rusia tetap akan konsisten memerangi kelompok-kelompok radikal.

Putin mengungkapkan bahwa jaringan ISIS telah mengotori citra Islam sebagai agama yang mendunia dan besar. ISIS juga menanamkan kebencian dan melakukan aksi-aksi pembunuhan, menghancurkan peninggalan-peninggalan bersejarah yang bernilai tinggi.
Menurut Putin, jaringan ISIS juga merekrut pendukung dari rakyat Rusia, tetapi ulama Islam di negara itu membantu menghadapi dan meluruskan pemahaman-pemahaman yang radikal.

Lebih lanjut, Putin mengungkapkan urgensi pendidikan pemuda muslim berdasarkan nilai-nilai Islam yang sebenarnya serta urgensi menetapkan batasan-batasan bagi upaya-upaya yang ingin memasukkan pandangan-pandangan asing yang tidak ada hubungannya dengan Islam.

Sementara itu, Presiden Palestina Mahmud Abbas dalam kesempatan sambutan yang diberikan padanya menyampaikan rasa bahagianya atas peresmian Masjid Agung Moskow yang dinilainya sebagai pesan yang sangat jelas dari Rusia yang ingin mengutamakan nilai-nilai toleransi dan saling menghormati antar pemeluk umat beragama.
Presiden Abbas juga menyerukan masyarakat internasional agar melindungi situs-situs suci umat Islam dan Kristen untuk mewujudkan perdamaian.

Abbas juga mengecam penistaan Masjid Al-Aqsa yang dilakukan Israel dalam beberapa hari terakhir ini, dan menegaskan bahwa Masjid Al-Aqsa adalah hak umat Islam. Menurutnya, Pemerintah Palestina mengecam langkah apapun yang ditempuh Israel berakibat pada terhalangnya hak umat Islam untuk sampai ke Masjid Al-Aqsa.

Sedangkan Presiden Erdogan memanfaatkan kesempatan sambutannya dengan mengecam pelanggaran Israel di Masjid Al-Aqsa, dan menyerukan dunia internasional untuk menekan negara zionis itu.

Erdogan juga menyoroti penderitaan yang dihadapi oleh para pengungsi Suriah yang berjuang hijrah ke daratan Eropa untuk mencari keamanan dan kehidupan yang layak. Menurut Erdogan, Turki sejauh ini telah menampung sekitar 2 juta pengungsi Suriah dan senantiasa memberikan bantuan kemanusiaan untuk mereka. 



Senin, 21 September 2015

Kang Said: Kurban Simbol Potong Nafsu




Jakarta, izzamedia.com
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan, bahwa kurban adalah simbol umat beragama, khususnya umat Islam, dalam memotong ego atau hawa nafsunya. Memotong nafsu dari cinta dunia, harta, kedudukan, anak, istri, organisasi, partai, dan lainnya.

“Semua cinta harus di bawah cinta Allah. Yang paling utama harus cinta Allah. Setelah itu boleh mencintai lainnya,” katanya pada sambutan menerima kurban dari Extra Joss PT Bintang Todjoe di halaman gedung PBNU, Jakarta, Senin (21/9).

Selain kurban, tambah kiai yang akrab disapa Kang Said, itu simbol memotong hawa nafsu dengan zakat. “Ekstra Joss memotong kecintaanya kepada harta dengan memotong sapi,” lanjutnya.

Ia menerangkan, pemotongan hewan kurban, adalah tanda peduli sesama di hari Lebaran Idul Adha dengan masyarakat tidak mampu. Sehari dalam setahun, orang yang mampu berbagi dengan kalangan yang tidak mampu. “Apalagi di pasar harga daging sapi 125.000,” katanya.

Waktu memotongnya, sambung dia, pada hari Lebaran atau tanggal 10 Dzulhijjah dan 3 hari sesudahnya. Tiga hari setelah 10 Djulhijjah tersebut untuk memberi kesempatan bagi yang belum sempat dan memberi peluang bagi yang ingin menambah.

Di ujung sambutan, ia mengucapkan terima kasih atas kepedulian Bintang Toedjoh Extra Joss yang telah menyerahkan kurban sapi seberat 1 ton. 

Hadir pada kesempatan itu, Sekjen PBNU H Helmy Faishal Zaini, Ketua PBNU KH A Manan A Ghani, Ketua Lazisnu Syamsul Huda, Bendahara PBNU H Bina Suhendra, Direktur PT Bintang Todjoe Simon Jonatan, dan artis Rio Dewanto.


sumber: nu.or,id

Ini Adab Menyembelih Hewan Qurban menurut Rais Syuriyah PBNU




Pringsewu, izzamedia.com
Rais Syuriyah PBNU KH Ahmad Ishomuddin, MAg menyikapi praktik di masyarakat dalam menyembelih hewan hewan qurban. Menurut Gus Ishom, panggilan akrabnya, di masyarakat sering dipraktikkan tata cara menyembelih hewan qurban yang tidak menggunakan adab atau tata penyembelihan yang baik.

Hal ini disampaikan Gus Ishom di depan Jamaah Ngaji Ahad (Jihad) Pagi, Ahad (20/9) yang rutin dilaksanakan di Gedung NU Pringsewu. Jihad Pagi ini dimoderatori oleh H Sujadi yang merupakan Mustasyar PCNU Pringsewu.

Gus Ishom menyebutkan hal-hal yang seharusnya tidak dilakukan petugas penyembelih adalah dengan menyembelih hewan qurban di depan hewan qurban lain. "Jangan lakukan tindakan yang seakan meneror kepada hewan-hewan qurban lain. Makanya kadang ada ditemukan hewan yang mengamuk sebelum disembelih karena diteror seperti itu," ungkapnya.

Tindakan teror lain yang tidak sesuai dengan adab menyembelih adalah menghunus alat menyembelih di depan hewan qurban. "Kadang malah ada penjagal yang mengasah pisaunya di depan kepala hewan yang akan di sembelih. Hal ini tidak baik dilakukan karena para sahabat nabi pernah mengingatkan akan hal-hal tersebut," katanya.

Selain hal itu, Gus Ishom juga menjelaskan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam berqurban ditinjau dari Ilmu Fiqh. Hal tersebut di antaranya mengenai diperbolehkannya melakukan qurban yang diniatkan untuk orang lain atau orang yang sudah meninggal dunia. Hal ini dijabarkan Gus Ishom dengan merujuk kepada Kitab Fiqh Bajuri Juz 2 halaman 378.

Dalam kitab tersebut juga dijelaskan bahwa qurban ada yang hukumnya sunnah dan ada yang wajib. "Sunnah jika memiliki niatan mendekatkan diri kepada Allah dan wajib jika yang akan berqurban memiliki nadzar atas qurbannya," terangnya. "Dan yang wajib ini, yang berqurban tidak diperbolehkan memakan daging qurbannya," tambahnya.

Berkaitan dengan hal ini, H Sujadi berharap materi yang telah disampaikan dapat menambah pemahaman agar dapat berkurban sesuai dengan tuntunan. "Mudah mudahan seluruh qurban dan pengorbanan yang dilakukan di Hari Raya Idul Adha kali ini di terima oleh Allah SWT," pungkasnya.



sumber: nu.or.id

Jumat, 18 September 2015

Kini, Ada Stiker Khusus yang Bisa Digunakan untuk Naik KRL





JAKARTA, izzamedia.com — PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) meluncurkan stiker yang bisa digunakan untuk naik kereta rel listrik (KRL) Commuter Line. Stiker yang dapat digunakan untuk menggantikan fungsi kartu multitrip maupun tiket harian berjaminan ini dinamakan stiker multitrip.

Direktur Utama PT KCJ Muhammad Nurul Fadilla mengatakan, stiker multitrip memiliki fungsi yang sama dengan kartu-kartu yang telah diproduksi oleh PT KCJ.

Bedanya, stiker multitrip dapat ditempelkan di berbagai jenis obyek, salah satunya di bagian belakang telepon seluler.

"Stikernya bisa ditempel di ponsel atau benda-benda lain yang mudah dibawa saat naik KRL. Nanti kalau mau naik KRL tinggal tapping dengan benda yang sudah ditempeli stikernya ini," kata Fadilla saat acara peluncuran stiker multitrip di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2015). (Baca: Nantinya Isi Ulang dan Beli Kartu KRL Tidak Perlu Lagi di Loket)

Stiker multitrip berbentuk persegi empat dengan ukuran di setiap sisinya sekitar 3 sentimeter. Menurut Fadilla, stiker multitrip mengadopsi teknologi NFC yang dipakai di banyak jenis telepon seluler.

Stiker ini juga dilengkapi dengan proteksi antimetal. "Teknologi dan ukuran yang kecil ini akan memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi penggunanya," ucap Fadilla. (Baca: KRL 12 Gerbong Sudah Beroperasi, Ini Jadwal Pemberangkatannya)

Stiker multitrip dijual dengan harga Rp 50.000 dengan saldo awal Rp 15.000. Dalam waktu dekat, kartu ini sudah dapat diperoleh di semua stasiun yang melayani pemberangkatan KRL. 


sumber: kompas.com

Nantinya Isi Ulang dan Beli Kartu KRL Tidak Perlu Lagi di Loket





JAKARTA, izzamedia.com - PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) dalam waktu dekat akan menyediakan vending machine (mesin bayar otomatis)di stasiun-stasiun yang melayani pemberangkatan kereta rel listrik (KRL) commuter line.

Dengan adanya alat tersebut, penumpang KRL bisa mengisi ulang, membeli, dan mengembalikan kartu tanpa harus ke loket.

Direktur Utama PT KCJ Muhammad Nurul Fadilla mengatakan akan ada 50 mesin yang akan disebar ke sejumlah stasiun di wilayah Jabodetabek.

"Sampai akhir tahun ini akan dipasang 50 unit vending machine. Tapi nanti tidak akan disebar di 50 stasiun. Karena penempatannya akan sesuai kebutuhan," kata Fadilla saat acara peluncuran vending machine di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2015).

Menurut Fadilla, vending machine direncanakan hanya dipasang di stasiun-stasiun dengan volume penumpang yang tinggi. Hal itu merupakan salah satu cara untuk mengurai antrian penumpang, terutama pada saat jam-jam sibuk.

"Seperti di Bogor, Depok, Serpong, Bekasi, Tanah Abang, Manggarai, Kota. Nanti di tiap stasiun ada yang 2, ada yang 3. Kalau di Manggarai mungkin bisa sampai 6. Kalau untuk stasiun yang penumpangnya sedikit, seperti di Tigaraksa, mungkin kita tiadakan dulu," papar Fadilla.

Fadilla mengatakan vending machine ini dapat digunakan untuk berbagai jenis kartu yang dikeluarkan oleh PT KCJ, mulai dari kartu multitrip (KMT) maupun tiket harian berjaminan (THB).

Alat yang bisa menerima maupun mengembalikan uang in hanya bisa menerima mata uang kertas pecahan Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000.

"Kenapa Rp 50.000 dan Rp 100.000 tidak bisa? Supaya alatnya ini tidak dijadikan tempat untuk penukaran uang. Kalau naik KRL ini kan transaksinya paling banyak Rp 20.000," pungkasnya.



sumber: kompas.com

KRL 12 Gerbong Sudah Beroperasi, Ini Jadwal Pemberangkatannya



 

JAKARTA, izzamedia.com — Rangkaian kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dengan formasi 12 gerbong sudah beroperasi sejak Rabu (16/9/2015). Untuk tahap awal, hanya ada satu rangkaian kereta yang dioperasikan untuk melayani rute Jakarta Kota-Bogor.

"Ada 10 jadwal pemberangkatan setiap harinya. Delapan di antaranya melayani rute Jakarta Kota-Bogor, sedangkan dua lagi untuk melayani rute jarak pendek dari Bogor ke Depok," kata Manajer Komunikasi PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Eva Chairunisa kepada Kompas.com, Jumat (18/9/2015).

Berdasarkan data yang dimiliki PT KCJ, rangkaian KRL Commuter Line dengan formasi 12 kereta mulai beroperasi pada pukul 06.10 setiap hari. Kereta berangkat dari Stasiun Depok menuju Stasiun Bogor terlebih dahulu.

Pemberangkatan dari Stasiun Bogor dilakukan pada pukul 07.00, 10.27, 14.00, dan 17.42. Adapun pemberangkatan dari Stasiun Jakarta Kota dilakukan pada pukul 08.42, 12.06, 15.45, dan 19.42.

Pemberangkatan akhir pada pukul 21.14. Pada waktu tersebut, kereta akan berangkat dari Stasiun Bogor untuk kemudian mengakhiri perjalanannya di Stasiun Depok. 


sumber: kompas.com

Kamis, 17 September 2015

Mulai 27 September, Perpanjang SIM Bisa secara Online





JAKARTA, izzamedia.com — Mulai 27 September 2015, perpanjangan surat izin mengemudi (SIM) bisa dilakukan secara online. Seseorang bisa memperpanjang SIM di Satpas SIM seluruh Indonesia atau tak perlu kembali ke lokasi tempat membuat SIM.

Kepala Seksi Satuan Pelayanan Administrasi SIM (Satpas SIM) Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Komisaris Kunto Wibisono mengatakan, perpanjangan SIM online itu akan diluncurkan saat car free day di kawasan Sudirman-Thamrin pada Minggu (27/9/2015) mendatang.

Juru Bicara Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Ipung Purnomo mengatakan, nantinya warga Jadetabek atau yang membuat SIM di wilayah Polda Metro Jaya bisa melakukan perpanjangan SIM dari mana pun.

"Jadi apabila sedang di luar kota dan SIM-nya habis, ya tinggal datang saja ke Satpas SIM di kota ia berada," ucap Ipung yang menjabat Kasubdit Pendidikan dan Rekayasa Ditlantas Polda Metro Jaya.

Prosedurnya, ucap Ipung, sama saja, yakni hanya perlu membawa SIM yang sudah diperpanjang dan KTP yang sudah memakai NIK E-KTP.

Bahkan, kata Ipung, tak perlu juga datang ke Satpas SIM, perpanjangan online juga bisa dilakukan di lokasi-lokasi SIM keliling.

"Namun, kalau SIM-nya sudah habis, tidak bisa lagi. Harus masih berlaku. Kecuali kalau baru satu atau dua hari habis masih bolehlah. Tetapi, kalau sudah sampai tiga bulan tak berlakunya ya tak bisa perpanjangan online," ucap Ipung ketika dihubungi, Kamis (17/9/2015)


sumber: kompas.com

Di Antara Rukun Islam, Zakat Paling Menyedihkan




Pati, izzamedia.com
Potensi zakat di Indonesia mencapai lebih dari Rp 217 triliun per tahun atau setara dengan 3,4 persen produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Hasil riset Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama IPB pada awal 2011 menyebutkan, potensi dana zakat Jateng-DI Yogyakarta mencapai Rp 13,28 triliun per tahun.

Demikian disampaikan Dr Jamal Ma’mur, Ketua Program Studi Zakat dan Wakaf Sekolah Tinggi Agama Islam Mathali’ul Falah (Staimafa) Pati, Jawa Tengah, dalam silaturahim dan sosialisasi Prodi Zakat dan Wakaf di Auditorium Staimafa Selasa (15/9) kemarin. Ia juga menyayangkan, di Kabupaten Pati potensi zakat yang sangat besar belum tergarap, sehingga agenda kesejahteraan dan keadilan sosial terbengkalai.

Menurut Ketua Staimafa, KH Abdul Ghaffar Razien, kelas menengah di Indonesia sedang naik pesat, sehingga potensi zakat akan terus berkembang. Dibutuhkan profesionalitas amil zakat dengan manajemen yang akuntabel untuk mengoptimalkan potensi zakat.

“Realitasnya, di antara rukun Islam, zakat paling menyedihkan. Haji sebagai penutup rukun Islam saja mengalami kemajuan pesat, bahkan sampai sekarang sudah harus menunggu sampai 19 tahun,” ujarnya.

Ketua Baznas Pati H Imam Zarkasi menambahkan, dalam konteks ini, dibutuhkan pemahaman yang benar tentang zakat untuk membangun kesadaran berzakat bagi mereka yang sudah wajib mengeluarkannya (muzakki). Perguruan tinggi diharapkan menjadi lembaga yang serius mengkaji zakat secara utuh dan luas agar mampu menjawab tantangan zaman yang berjalan secara dinamis dan kompetitif.

KH M Aniq Muhammadun, Rais Syuriyah PCNU Pati menjelaskan, zakat diwajibkan pada delapan hal yang diberikan kepada delapan macam golongan. Salah satunya adalah zakat perdagangan (tijarah). Tijarah adalah mengolah harta dengan tujuan memperoleh keuntungan.

“Semua kegiatan usaha dengan orientasi keuntungan termasuk kategori tijarah yang wajib dizakati. Harta bisa bermakna barang dan bisa bermakna manfaat atau jasa. Maka, zakat profesi sangat ditekankan dalam Islam. Zakat profesi termasuk ijarah an-nafsi, artinya menyewakan kemampuan diri untuk melakukan suatu pekerjaan dengan imbalan materi,” paparnya.

Kiai Aniq, sapaan akrabnya, mendorong optimalisasi pengumpulan zakat dan pendayagunaannya untuk kemaslahatan umat.

Dalam kesempatan ini, Prodi Zakat dan Wakaf Staimafa siap membekali kemampuan yang mendalam tentang fiqih zakat dan wakaf dan aplikasi manajemen zakat dan wakaf yang transparan, akuntabel, dan professional kepada para mahasiswa baru. Prodi ini bekerja sama dengan lembaga keuangan syariah, para pakar, dan lembaga-lembaga yang relevan untuk pengembangan zakat, seperti Baznas dan Lazis. Kader-kader yang didik di Prodi Zakat dan Wakaf diharapkan menjadi kader-kader terbaik yang mampu menggali potensi zakat dan wakaf di daerah masing-masing untuk keadilan dan kesejahteraan masyarakat dan bangsa.


sumber: nu.or.id

Senin, 14 September 2015

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 24 September




izzamedia.com – Pemerintah tetapkan hari raya Idul Adha 1436 H pada tanggal 24 September 2015. 
Penetapan dilakukan oleh Menteri Agama diwakili oleh Dirjen Bimas Islam Machasin saat sidang isbat penetapan awal Dzulhijjah pada Selasa 15 September 2015.
Berdasarkan laporan hasil pengamatan tim rukyat hisab Kementerian Agama, para petugas rukyat di seluruh titik hingga pukul 13.00 wib tidak melihat hilal sehingga bulan Dzulqaidah diistikmalkan 30 hari.

“Dengan tidak terlihatnya hilal, maka bulan Dzulqaidah diistikmalkan menjadi 30 hari, dan 1 Dzulhijjah 1436H jatuh pada tanggal 15 September 2015,” kata Machasin pada Minggu (13/9/2015).
Dilansir dari laman kemenag.go.id, Sidang Itsbat dihadiri oleh  Ketua Komisi Fatwa MUI, Prof. Huzaimah T. Yanggo, pimpinan Ormas Kegamaan Islam dan sejumlah duta besar Negara Islam. 

Sementara itu, Khuzaimah ketika menjawab pertanyaan megapa perbedaan Idul Adha dengan waktu wukuf di Arafah di Arab Saudi, ia  mengatakan adanya potensi perbedaan Idul Adha di Indonesia dan di Arab Saudi, karena ada perbedaan matla’.
 
 
sumber: islaminesia.com

Bentrokan di Masjid Al-Aqsa




Bentrokan memuncak setelah sejumlah tentara israel memasuki Masjid Al-Aqsa di jerusalem.
Pasukan pengamanan israel menggunakan gas air mata ketika memaksa masuk ke area masjid dan menangkap warga palestina.

Omar Kiswani pengurus mesjid Al-Aqsa mengatakan ada 80 pemukim yahudi yang di lindungi tentara israel menyerang kedalam masjid ketika konfrontasi dengan warga palestina.
Pernyataan yang dikeluarkan oleh polisi israel menyatakan bahwa warga yang protes menggunakan topeng dan memasuki masjid Al-Aqsa adalah pelempar batu dan petasan ke arah polisi.
Seorang saksi dari warga muslim menyatakan bahwa polisi israel masuk kedalam masjid dan menyebabkan kerusakan, dan karpet didalam masjid sebagian terbakar.
Pertempuran kemudian berlanjut diluar komplek masjid, dan polisi israel menembakkan gas air mata dan granet kejut.

Pasukan israel menutup pintu masuk kemesjid untuk para jamaah yang akan beribadah setelah pertempuran yang terjadi beberapa jam sebelum dimulainya tahun baru yahudi, rosh hashanah.
Presiden palestina Mahmoud Abbas mengutuk penyerangan oleh pemerintahan israel tersebut.
Pernyataan dari Kantor Kepresidenan menyatakan, Presiden mengecam keras serangan militer dan polisi penjajah terhadap Masjid Al-Aqsa dan agresi terhadap orang beriman yang ada di sana.
Mustafa Barghouti, Sekretaris Jenderal Inisiatif Nasional Palestina, mengatakan bahwa polisi Israel tidak jujur.

“Polisi Isreali berbohong, mereka telah berbohong sebelum dan mereka berbohong lagi,” katanya.
Al Jazeera Scott Heidler, melaporkan dari Yerusalem, mengatakan ada beberapa laporan bahwa kelompok-kelompok Yahudi dan aktivis Yahudi yang tidak seharusnya berdoa di kompleks Al-Alqsa sampai di sana dan ini adalah apa yang bisa memicu bentrokan.
“Kami mendengar bahwa Menteri Pertanian, anggota dari partai politik sayap kanan di sini di Israel, sedang menunggu untuk masuk ke kompleks pagi ini. Jika itu langsung memicu apa yang kita lihat, sulit untuk mengatakan.” Kata Heidler.

Gangguan datang dengan ketegangan meningkat setelah Menteri Pertahanan Moshe Yaalon Israel pekan lalu melarang dua kelompok Muslim memasuki kompleks masjid – situs tersuci ketiga Islam.
Israel merebut Yerusalem Timur, di mana Al-Aqsa berada, dalam Perang Enam Hari tahun 1967 dan kemudian mencaploknya dalam sebuah langkah yang tidak diakui oleh masyarakat internasional.

sumber : aljazeera.com

Sabtu, 12 September 2015

Ini Nama-nama Korban Crane Jatuh di Masjidil Haram




Mekah, izzamedia.com – Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Panitia Penyelenggara Haji Indonesia (PPIH) 1436H/2015 Arsyad Hidayat mengatakan sampai 01.00 Waktu Arab Saudi (WAS) jumlah jemaah Indonesia yang menjadi korban peristiwa terjungkalnya crane di Masjidil Haram, Makkah, Jumat petang, mencapai 33 orang.

“Dua diantaranya meninggal dunia, satu dirawat di BPHI (Balai Pengobatan Haji Indonesia), dan 30 lainnya di rawat di RSAS (Rumah Sakit Arab Saudi),” katanya di Makkah, Arab Saudi, Sabtu (12/9/2015) dini hari.

Berikut nama korban meninggal dan luka-luka.
1. Iti Rasti Darmini dari kloter 23 embarkasi Jakarta-Bekasi (wafat)
2. Masnauli Sijuadil Hasibuan dari kloter 009 embarkasi Medan (wafat)
3. Suji Syahbaini Irono dari kloter 014 embarkasi Batam (BPHI)
4. Ernawati Muhammad Saad  kloter 01 embarkasi Batam (RSAS)
5. Kursia Nanting Lembong kloter 016 embarkasi Batam (RSAS)
6. Nasriah Binti Muhammad Abdurrahman  kloter 01 embarkasi Aceh (RSAS)
7. Ardian Sukarno Effien  kloter 007 embarkasi Jakarta-Pondok Gede (RSAS)
8. Teti Herawati Mad Saleh kloter 005  embarkasi Jakarta-Bekasi (RSAS)
9. Apip Sahroni Rohman kloter 005 embarkasi Jakarta-Bekasi (RSAS)
10. Emmiwatty Janahar Saleh  kloter 008 embarkasi Medan (RSAS)
11. Nur Baik Nasution kloter 009 embarkasi Medan (RSAS)
12. Sopiah  Taizir Nasution kloter 009 embarkasi Medan(RSAS)
13. Tri Murti Ali kloter 003 embarkasi Padang (RSAS)
14. Zulfitri Zaini Haji  kloter 003 embarkasi Padang (RSAS)
15. Zalniwarti Munaf Umma kloter 004 embarkasi Padang (RSAS)
16. Ali Sabri Selamun kloter 007 embarkasi Padang (RSAS)
17. Umi Dalijah Amat Rais  kloter 024 embarkasi Solo (RSAS)
18. Endang Kaswinarni Poerwomarton kloter 046 embarkasi 046 (RSAS)
19.Djumali  Jamari Setro Wijoyo  kloter 052 embarkasi Solo (RSAS)
20. Murodi Yahya Kasani  kloter 001 embarkasi Surabaya (RSAS)
21. Hasan Mansur Ahmad kloter 010 embarkasi Surabaya (RSAS)
22. Sainten Said Tarub  kloter 015 embarkasi Surabaya (RSAS)
23. Nurrudin Baasith Sujiyono 021 embarkasi Surabaya (RSAS)
24. Isnainy Fadjarijah Abdul Djumali 021 embarkasi Surabaya (RSAS)
25. Saharmi Umar Kulasse kloter 002 embarkasi Makasar (RSAS)
26. Norma Latang Kullase  kloter 005 embarkasi Makasar (RSAS)
27. Rosnallang Caco Baba  kloter 005 embarkasi Makasar (RSAS)
28. Hadiah Syamsuddin Sako  kloter 015 embarkasi Makasar (RSAS)
29. Muhammad Harun Abdul Hamid  kloter 016 embarkasi Makasar (RSAS)
30. Fatmawati Abdul Djalil kloter 018 embarkasi Makasar (RSAS)
31. Abdul Djalil Conci Leta  kloter 018 embarkasi Makasar (RSAS)
32.Rosdiana Mudu Toheng kloter 018 embarkasi Makasar (RSAS)
33. Erni Sampe Dosen kloter 018 embarkasi Makasar (RSAS)

Sementara itu, Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan duka cita atas musibah jatuhnya crane di Masjidil Haram yang menewaskan dan melukai jemaah haji termasuk asal Indonesia.
Presiden Jokowi juga mendoakan semua keluarga korban yang ditinggalkan diberi kekuatan atas musibah ini.

“Dalam kesempatan ini saya sampaikan duka cita kepada keluarga korban termasuk dari Indonesia, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menerima musibah ini,” kata Presiden Jokowi.
 
 
 
sumber: islaminesia.com

Pasca Musibah Jamaah Haji Harapkan Dukungan Doa dari Tanah Air





Makkah, izzamedia.com
Kejadian jatuhnya alat berat proyek (crane) di Masjidil Haram, Makkah, Jumat (11/9) hendaknya menjadi spirit untuk terus pasrah dan hanya beribadah. Pada saat yang sama, doa dari tanah air juga sangat penting demi keselamatan seluruh jamaah.

Harapan ini disampaikan H Farmadi Hasyim saat dihubungi media ini, Sabtu (12/9) waktu setempat. "Saat itu saya dan rombongan masih berada di hotel," katanya. Namun demikian, meskipun dari kamar, dapat dilihat dengan jelas kedahsyatan badai pasir,  disusul hujan deras serta kilat yang terus menyambar.

"Meski dari kamar hotel, mendengar cerita jamaah yang melihat langsung kejadian di Masjidil Haram, kami jadi merinding," kata Kasi Haji Kemenag Kota Surabaya ini.

Apalagi setelah kejadian, masih terlihat sisa-sisa kejadian yang memilukan tersebut. Banyaknya korban berjatuhan, baik yang wafat, terluka parah dan ada juga yang tersesat karena berhamburan lari menyelamatkan diri. "Belum lagi sirine ambulans dan mobil polisi yang hilir mudik di jalan menuju Masjidil Haram untuk mengevakuasi korban wafat maupun luka," ungkapnya.

"Kejadian ini menyadarkan kita bahwa pasrah sebagai jalan terbaik," kata Wakil Ketua 1 PW Lembaga Dakwah NU Jatim ini. Bagi korban yang sedang dalam perawatan semoga bisa segera sembuh sehingga bisa mengikuti seluruh rangkaian haji maupun umrah, lanjutnya.

"Dan kepada para korban meninggal, semoga husnul khatimah dan tercatat sebagai syuhada' karena meninggal saat beribadah di Masjidil Haram," harapnya.

Ustadz Farmadi, sapaan akrabnya juga mendoakan agar keluarga korban di tanah nair diberikan ketabahan menerima kenyataan ini. "Rasanya tidak akan ada yang menginginkan kejadian seperti ini menimpa jamaah," ungkapnya. Namun inilah takdir dan ketentuan Allah SWT yang telah ditetapkan sejak zaman ajali, lanjutnya.

"Peristiwa ini kian menebalkan kepasrahan kita kepada Allah SWT untuk mengembalikan dan tawakkal kepada-Nya," katanya. Karenanya, Ustadz Farmadi berharap agar keluarga di tanah air berkenan terus mendoakan jamaah yang sedang menunaikan ibadah haji dan umrah agar bisa melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan aman dan nyaman.

Seperti diberitakan sejumlah media, peristiwa itu terjadi pada sekitar pukul 17.30 waktu Makkah jelas.  Dua jamaah haji Indonesia dikabarkan wafat dalam kecelakaan jatuhnya crane di Masjidil Haram. Sementara korban luka dari Indonesia berjumlah puluhan orang.

sumber: nu.or.id

Crane Jatuh di Masjidil Haram, Ini Cerita Jemaah Haji

 

 

 

Jakarta, izzamedia.com – Ekonom Universitas Indonesia Lana Soelistianingsih tengah berada di Masjidil Haram saat crane jatuh. Saat itu, Lana sedang salat Ashar di lantai dua tempat ibadah khusus wanita. Ia mengatakan badai terdengar cukup keras di tempatnya beribadah.

Lana dan jemaah lainnya dilanda kepanikan ketika mengetahui ada crane jatuh. Meski berjarak cukup jauh dari lokasi kejadian, suara jatuhnya crane  terdengar keras. “Bruk…. keras sekali,” kata Lana melalui pesan singkat, Sabtu, 12 September 2015. 

  Walau panik, jemaah keluar masjid tanpa terdengar teriakan. Semua keluar dengan tertib. “Aksi penyelamatannya cepat,” kata dia. Jemaah sudah pasrah. Sebagai umat muslim, kata Lana, melanjutkan banyak yang mau meninggal di Masjidil Haram. Apalagi kejadiannya hari Jumat. “Insya Allah kusnul khatimah dan disalatkan Imam Besar Masjidil Haram,” kata Lana.
Ia juga mengabarkan butuh waktu sekitar 10 menit untuk keluar Masjidil Haram melalui pintu yang jumlahnya banyak. Badai besar yang disertai hujan deras dengan butir-butir kecil es serta angin kencang dan suara gemuruh itu berlangsung sore sekitar pukul 17.00.

Badai melanda Kota Suci Mekkah Al Mukarammah itu berlangsung hingga pukul 21.00 waktu Arab Saudi. Saat itulah crane, alat berat konstruksi perluasan bangunan masjid, jatuh dan menimpa eamaah.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan ada 20 jamaah calon haji Indonesia menjadi korban luka dan satu jamaah meninggal akibat alat berat jatuh di Masjidil Haram, Jumat, menyusul hujan deras disertai angin kencang.
“Kejadian ini memang luar biasa,” ujar Amirul Hajj itu, dalam pembicaraan via telepon dengan tim Media Center Haji (MCH) di Mekkah, Jumat malam. Ia membenarkan akibat hujan deras dan angin kencang di Mekkah, alat berat yang digunakan untuk perluasan Masjidil Haram terjatuh.

“Ada jemaah Indonesia sebanyak 20 orang yang terluka dan sudah dibawa ke rumah sakit di Jiyad, Arab Saudi,” kata Menteri Lukman. Selain itu, kata dia, ada satu jemaah yang meninggal namun masih membutuhkan data detil terkait nama dan embarkasi.

“Keluarga di Indonesia harap tetap tenang karena korban luka sudah ditangani dokter yang profesional,” ujarnya. Menteri Agama juga mengimbau agar jemaah yang akan melaksanakan umrah qudum (kedatangan) menunda dulu ibadahnya sampai situasi di Masjidil Haram dinyatakan aman.

sumber: islaminesia.com

Jumat, 11 September 2015

Mengambil Makna di Balik Perjalanan dari Madinah ke Makkah




Madinah, izzamedia.com
Satu demi satu calon jamaah haji dari berbagai negara yang berada di Madinah akan bergerak menuju Makkah sesuai kelompok terbang atau kloter masing-masing. Kesempatan ini bisa dijadikan refleksi perjalanan Nabi Muhammad di awal perkembangan Islam.

"Pagi tadi kami dan beberapa jamaah melakukan perjalanan dari Madinah al-Munawwarah ke Makkah al-Mukarramah," kata H Farmadi Hasyim, Kamis (10/9) waktu setempat.

Kasi Haji Kemenag Surabaya yang tergabung dalam kloter 25 ini mengemukakan bahwa dari perjalanan tersebut para jamaah dapat melakukan refleksi terhadap sejumlah peristiwa di awal perkembangan Islam. "Ada peristiwa Fathu Makkah atau penaklukan Makkah, demikian juga hijrah Nabi Muhammad dari Makkah menuju Madinah," kata Farmadi Hasyim.

Selama perjalanan, para jamaah akan melihat dan merasakan jauhnya jarak yang harus ditempuh, demikian juga tandusnya alam. "Bisa dibayangkan, dengan mengendarai unta dan sesekali berjalan kaki, berapa lama waktu yang harus ditempuh baginda nabi dan para sahabat untuk tiba di Makkah," ungkap Wakil Ketua PW Lembaga Dakwah  Nahdlatul Ulama Jawa Timur ini.

"Kami dan rombongan dilayani dengan bus berukuran besar dan nyaman, ditambah fasilitas lain," katanya. Padahal selama perjalanan, jamaah hanya bisa menemukan bongkahan batu dan tandusnya tanah, serta cuaca yang demikian ekstrim, lanjutnya.

Hal tersebut hendaknya menjadi pelecut dan pemantik semangat umat Islam yang berkesempatan menunaikan ibadah haji dan juga umrah untuk berjuang menegakkan panji agama dalam kehidupan. "Dengan berdarah-darah, penuh peluh, kekurangan bekal, serta cuaca yang kurang bersahabat, namun para sahabat didampingi Nabi Muhammad tetap berkhidmat demi Islam," kata calon doktor di Universitas Islam negeri Sunan Ampel Surabaya ini.

"Perenungan dan refleksi inilah yang mendesak untuk terus digelorakan umat Islam usai menunaikan ibadah haji maupun umrah," terangnya. Sehingga akan ada perbedaan kwalitas antara sebelum dan usai melaksanakan dua ibadah tersebut, lanjutnya.

"Karenanya sangat beralasan kalau kemudian balasan bagi mereka yang hajinya mabrur adalah surga," kata Ustadz Farmadi sembari menyitir salah satu hadits. Karena dari perenungan dan pengambilan pelajaran itulah, maka mereka yang umrah dan haji akan memiliki kelebihan dalam kehidupan keseharian.

"Seluruh rangkaian ibadah selama di tanah suci sarat dengan pesan moral. Karenanya, mereka yang bisa merengkuh nilai tersebut dan kemudian mengimplementasikannya dalam kehidupan tentu layak mendapat jaminan surga," pungkasnya. (Ibnu Nawawi/Mahbib)

sumber: nu.or.id

Alhamdulillah, pramugari Muslim AS berhasil dapatkan hak tidak menyajikan alkohol di maskapai ExpressJet

 
 
 
ALABAMA (izzamedia.com) – Seorang pramugari Muslim pada maskapai ExpressJet mengatakan bahwa dirinya telah diberhentikan sementara secara keliru bulan lalu hanya karena menolak menyajikan alkohol kepada penumpang. Padahal, tindakan tersebut merupakan hak sang pramugari yang melaksanakan perintah dalam agama Islam yang dianutnya, sebagaimana dilaporkan Arab News (AN), Selasa (8/9/2015).

Charee Stanley, seorang pramugari ExpressJet cabang Detroit, merasakan diskriminasi dan menyatakan keluhannya pada Selasa (8/9) didampingi Komisi Persamaan Kesempatan Tenaga Kerja (Equal Employment Opportunity Commission/EEOC).

Alhamdulillah, sebagai hasil kesepakatan, maskapai itu kini setuju memberi Stanley keringanan tugas atas alasan keagamaan. Dengan demikian, ia dapat mengatur siapa yang menyajikan alkohol dengan pramugari lain.

Ia diberhentikan sementara dari tugas setelah rekannya mengadu kepada manajemen ExpressJet, ujar Lena Masri, seorang pengacara dari Dewan Relasi Islami Amerikan (Council on American-Islamic Relations/ CAIR) wilayah Michigan.

Stanley (40) telah bekerja di maskapai daerah Atlanta hampir 3 tahun dan di tengah karirnya itu ia telah masuk Islam, ujar Masri. Stanley sebenarnya telah menyampaikan kepada supervisornya pada bulan Juni mengenai apa yang boleh dan tidak boleh ia lakukan, setelah ia belajar tentang agama barunya, Islam. Salah satunya adalah tidak hanya meinum alkohol, tetapi juga menyajikannya kepada orang lain.

Ketika rekan kerjanya melaporkan Stanley, ia diberhentikan sementara dari pekerjaannya selama satu tahun, lanjut Masri.

“Ia diberhentikan sementara tanpa dibayar pesangonnya mengikuti instruksi dari maskapai ExpressJet kepadanyar,” jelas Masri.

Masri mengklaim keluhan yang melawan Stanley sebagai diskriminasi, ditambah lagi pelapor mengatakan bahwa Stanley membawa sebuah buku “bertulisan asing” dan memakai kain penutup kepala.

Juru bicara ExpressJet mengatakan dalam pernyataan melalui sebuah email bahwa, maskapai penerbangan itu menghargai keberagaman tetapi tidak dapat memberikan tanggapan secara khusus untuk masalah pribadi.

“Di ExpressJet, kami merangkul dan menghargai bilai-nilai dari semua anggota tim kami. Kita memiliki kesempatan yang sama dengan sejarah panjang keberagaman di tempat kerja,” ujar pernyataan itu.

ExpressJet memiliki 9,000 pegawai, 388 pesawat dan rata-rata melakukan 2,200 penerbangan dalam sehari, sebagaimana dikutip AN dari situs perusahaan penerbangan itu. (adibahasan)


sumber: arrahmah.com
ALABAMA (Arrahmah.com) – Seorang pramugari Muslim pada maskapai ExpressJet mengatakan bahwa dirinya telah diberhentikan sementara secara keliru bulan lalu hanya karena menolak menyajikan alkohol kepada penumpang. Padahal, tindakan tersebut merupakan hak sang pramugari yang melaksanakan perintah dalam agama Islam yang dianutnya, sebagaimana dilaporkan Arab News (AN), Selasa (8/9/2015).
Charee Stanley, seorang pramugari ExpressJet cabang Detroit, merasakan diskriminasi dan menyatakan keluhannya pada Selasa (8/9) didampingi Komisi Persamaan Kesempatan Tenaga Kerja (Equal Employment Opportunity Commission/EEOC).
Alhamdulillah, sebagai hasil kesepakatan, maskapai itu kini setuju memberi Stanley keringanan tugas atas alasan keagamaan. Dengan demikian, ia dapat mengatur siapa yang menyajikan alkohol dengan pramugari lain.
Ia diberhentikan sementara dari tugas setelah rekannya mengadu kepada manajemen ExpressJet, ujar Lena Masri, seorang pengacara dari Dewan Relasi Islami Amerikan (Council on American-Islamic Relations/ CAIR) wilayah Michigan.
Stanley (40) telah bekerja di maskapai daerah Atlanta hampir 3 tahun dan di tengah karirnya itu ia telah masuk Islam, ujar Masri. Stanley sebenarnya telah menyampaikan kepada supervisornya pada bulan Juni mengenai apa yang boleh dan tidak boleh ia lakukan, setelah ia belajar tentang agama barunya, Islam. Salah satunya adalah tidak hanya meinum alkohol, tetapi juga menyajikannya kepada orang lain.
Ketika rekan kerjanya melaporkan Stanley, ia diberhentikan sementara dari pekerjaannya selama satu tahun, lanjut Masri.
“Ia diberhentikan sementara tanpa dibayar pesangonnya mengikuti instruksi dari maskapai ExpressJet kepadanyar,” jelas Masri.
Masri mengklaim keluhan yang melawan Stanley sebagai diskriminasi, ditambah lagi pelapor mengatakan bahwa Stanley membawa sebuah buku “bertulisan asing” dan memakai kain penutup kepala.
Juru bicara ExpressJet mengatakan dalam pernyataan melalui sebuah email bahwa, maskapai penerbangan itu menghargai keberagaman tetapi tidak dapat memberikan tanggapan secara khusus untuk masalah pribadi.
“Di ExpressJet, kami merangkul dan menghargai bilai-nilai dari semua anggota tim kami. Kita memiliki kesempatan yang sama dengan sejarah panjang keberagaman di tempat kerja,” ujar pernyataan itu.
ExpressJet memiliki 9,000 pegawai, 388 pesawat dan rata-rata melakukan 2,200 penerbangan dalam sehari, sebagaimana dikutip AN dari situs perusahaan penerbangan itu. (adibahasan/arrahmah.com)
- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2015/09/11/alhamdulillah-seorang-pramugari-muslim-as-berhasil-dapatkan-hak-tidak-menyajikan-alkohol-di-maskapai-expressjet.html#sthash.6avE7WLv.dpuf
ALABAMA (Arrahmah.com) – Seorang pramugari Muslim pada maskapai ExpressJet mengatakan bahwa dirinya telah diberhentikan sementara secara keliru bulan lalu hanya karena menolak menyajikan alkohol kepada penumpang. Padahal, tindakan tersebut merupakan hak sang pramugari yang melaksanakan perintah dalam agama Islam yang dianutnya, sebagaimana dilaporkan Arab News (AN), Selasa (8/9/2015).
Charee Stanley, seorang pramugari ExpressJet cabang Detroit, merasakan diskriminasi dan menyatakan keluhannya pada Selasa (8/9) didampingi Komisi Persamaan Kesempatan Tenaga Kerja (Equal Employment Opportunity Commission/EEOC).
Alhamdulillah, sebagai hasil kesepakatan, maskapai itu kini setuju memberi Stanley keringanan tugas atas alasan keagamaan. Dengan demikian, ia dapat mengatur siapa yang menyajikan alkohol dengan pramugari lain.
Ia diberhentikan sementara dari tugas setelah rekannya mengadu kepada manajemen ExpressJet, ujar Lena Masri, seorang pengacara dari Dewan Relasi Islami Amerikan (Council on American-Islamic Relations/ CAIR) wilayah Michigan.
Stanley (40) telah bekerja di maskapai daerah Atlanta hampir 3 tahun dan di tengah karirnya itu ia telah masuk Islam, ujar Masri. Stanley sebenarnya telah menyampaikan kepada supervisornya pada bulan Juni mengenai apa yang boleh dan tidak boleh ia lakukan, setelah ia belajar tentang agama barunya, Islam. Salah satunya adalah tidak hanya meinum alkohol, tetapi juga menyajikannya kepada orang lain.
Ketika rekan kerjanya melaporkan Stanley, ia diberhentikan sementara dari pekerjaannya selama satu tahun, lanjut Masri.
“Ia diberhentikan sementara tanpa dibayar pesangonnya mengikuti instruksi dari maskapai ExpressJet kepadanyar,” jelas Masri.
Masri mengklaim keluhan yang melawan Stanley sebagai diskriminasi, ditambah lagi pelapor mengatakan bahwa Stanley membawa sebuah buku “bertulisan asing” dan memakai kain penutup kepala.
Juru bicara ExpressJet mengatakan dalam pernyataan melalui sebuah email bahwa, maskapai penerbangan itu menghargai keberagaman tetapi tidak dapat memberikan tanggapan secara khusus untuk masalah pribadi.
“Di ExpressJet, kami merangkul dan menghargai bilai-nilai dari semua anggota tim kami. Kita memiliki kesempatan yang sama dengan sejarah panjang keberagaman di tempat kerja,” ujar pernyataan itu.
ExpressJet memiliki 9,000 pegawai, 388 pesawat dan rata-rata melakukan 2,200 penerbangan dalam sehari, sebagaimana dikutip AN dari situs perusahaan penerbangan itu. (adibahasan/arrahmah.com)
- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2015/09/11/alhamdulillah-seorang-pramugari-muslim-as-berhasil-dapatkan-hak-tidak-menyajikan-alkohol-di-maskapai-expressjet.html#sthash.6avE7WLv.dpuf
ALABAMA (Arrahmah.com) – Seorang pramugari Muslim pada maskapai ExpressJet mengatakan bahwa dirinya telah diberhentikan sementara secara keliru bulan lalu hanya karena menolak menyajikan alkohol kepada penumpang. Padahal, tindakan tersebut merupakan hak sang pramugari yang melaksanakan perintah dalam agama Islam yang dianutnya, sebagaimana dilaporkan Arab News (AN), Selasa (8/9/2015).
Charee Stanley, seorang pramugari ExpressJet cabang Detroit, merasakan diskriminasi dan menyatakan keluhannya pada Selasa (8/9) didampingi Komisi Persamaan Kesempatan Tenaga Kerja (Equal Employment Opportunity Commission/EEOC).
Alhamdulillah, sebagai hasil kesepakatan, maskapai itu kini setuju memberi Stanley keringanan tugas atas alasan keagamaan. Dengan demikian, ia dapat mengatur siapa yang menyajikan alkohol dengan pramugari lain.
Ia diberhentikan sementara dari tugas setelah rekannya mengadu kepada manajemen ExpressJet, ujar Lena Masri, seorang pengacara dari Dewan Relasi Islami Amerikan (Council on American-Islamic Relations/ CAIR) wilayah Michigan.
Stanley (40) telah bekerja di maskapai daerah Atlanta hampir 3 tahun dan di tengah karirnya itu ia telah masuk Islam, ujar Masri. Stanley sebenarnya telah menyampaikan kepada supervisornya pada bulan Juni mengenai apa yang boleh dan tidak boleh ia lakukan, setelah ia belajar tentang agama barunya, Islam. Salah satunya adalah tidak hanya meinum alkohol, tetapi juga menyajikannya kepada orang lain.
Ketika rekan kerjanya melaporkan Stanley, ia diberhentikan sementara dari pekerjaannya selama satu tahun, lanjut Masri.
“Ia diberhentikan sementara tanpa dibayar pesangonnya mengikuti instruksi dari maskapai ExpressJet kepadanyar,” jelas Masri.
Masri mengklaim keluhan yang melawan Stanley sebagai diskriminasi, ditambah lagi pelapor mengatakan bahwa Stanley membawa sebuah buku “bertulisan asing” dan memakai kain penutup kepala.
Juru bicara ExpressJet mengatakan dalam pernyataan melalui sebuah email bahwa, maskapai penerbangan itu menghargai keberagaman tetapi tidak dapat memberikan tanggapan secara khusus untuk masalah pribadi.
“Di ExpressJet, kami merangkul dan menghargai bilai-nilai dari semua anggota tim kami. Kita memiliki kesempatan yang sama dengan sejarah panjang keberagaman di tempat kerja,” ujar pernyataan itu.
ExpressJet memiliki 9,000 pegawai, 388 pesawat dan rata-rata melakukan 2,200 penerbangan dalam sehari, sebagaimana dikutip AN dari situs perusahaan penerbangan itu. (adibahasan/arrahmah.com)
- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2015/09/11/alhamdulillah-seorang-pramugari-muslim-as-berhasil-dapatkan-hak-tidak-menyajikan-alkohol-di-maskapai-expressjet.html#sthash.6avE7WLv.dpuf
ALABAMA (Arrahmah.com) – Seorang pramugari Muslim pada maskapai ExpressJet mengatakan bahwa dirinya telah diberhentikan sementara secara keliru bulan lalu hanya karena menolak menyajikan alkohol kepada penumpang. Padahal, tindakan tersebut merupakan hak sang pramugari yang melaksanakan perintah dalam agama Islam yang dianutnya, sebagaimana dilaporkan Arab News (AN), Selasa (8/9/2015).
Charee Stanley, seorang pramugari ExpressJet cabang Detroit, merasakan diskriminasi dan menyatakan keluhannya pada Selasa (8/9) didampingi Komisi Persamaan Kesempatan Tenaga Kerja (Equal Employment Opportunity Commission/EEOC).
Alhamdulillah, sebagai hasil kesepakatan, maskapai itu kini setuju memberi Stanley keringanan tugas atas alasan keagamaan. Dengan demikian, ia dapat mengatur siapa yang menyajikan alkohol dengan pramugari lain.
Ia diberhentikan sementara dari tugas setelah rekannya mengadu kepada manajemen ExpressJet, ujar Lena Masri, seorang pengacara dari Dewan Relasi Islami Amerikan (Council on American-Islamic Relations/ CAIR) wilayah Michigan.
Stanley (40) telah bekerja di maskapai daerah Atlanta hampir 3 tahun dan di tengah karirnya itu ia telah masuk Islam, ujar Masri. Stanley sebenarnya telah menyampaikan kepada supervisornya pada bulan Juni mengenai apa yang boleh dan tidak boleh ia lakukan, setelah ia belajar tentang agama barunya, Islam. Salah satunya adalah tidak hanya meinum alkohol, tetapi juga menyajikannya kepada orang lain.
Ketika rekan kerjanya melaporkan Stanley, ia diberhentikan sementara dari pekerjaannya selama satu tahun, lanjut Masri.
“Ia diberhentikan sementara tanpa dibayar pesangonnya mengikuti instruksi dari maskapai ExpressJet kepadanyar,” jelas Masri.
Masri mengklaim keluhan yang melawan Stanley sebagai diskriminasi, ditambah lagi pelapor mengatakan bahwa Stanley membawa sebuah buku “bertulisan asing” dan memakai kain penutup kepala.
Juru bicara ExpressJet mengatakan dalam pernyataan melalui sebuah email bahwa, maskapai penerbangan itu menghargai keberagaman tetapi tidak dapat memberikan tanggapan secara khusus untuk masalah pribadi.
“Di ExpressJet, kami merangkul dan menghargai bilai-nilai dari semua anggota tim kami. Kita memiliki kesempatan yang sama dengan sejarah panjang keberagaman di tempat kerja,” ujar pernyataan itu.
ExpressJet memiliki 9,000 pegawai, 388 pesawat dan rata-rata melakukan 2,200 penerbangan dalam sehari, sebagaimana dikutip AN dari situs perusahaan penerbangan itu. (adibahasan/arrahmah.com)
- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2015/09/11/alhamdulillah-seorang-pramugari-muslim-as-berhasil-dapatkan-hak-tidak-menyajikan-alkohol-di-maskapai-expressjet.html#sthash.6avE7WLv.dpuf
ALABAMA (Arrahmah.com) – Seorang pramugari Muslim pada maskapai ExpressJet mengatakan bahwa dirinya telah diberhentikan sementara secara keliru bulan lalu hanya karena menolak menyajikan alkohol kepada penumpang. Padahal, tindakan tersebut merupakan hak sang pramugari yang melaksanakan perintah dalam agama Islam yang dianutnya, sebagaimana dilaporkan Arab News (AN), Selasa (8/9/2015).
Charee Stanley, seorang pramugari ExpressJet cabang Detroit, merasakan diskriminasi dan menyatakan keluhannya pada Selasa (8/9) didampingi Komisi Persamaan Kesempatan Tenaga Kerja (Equal Employment Opportunity Commission/EEOC).
Alhamdulillah, sebagai hasil kesepakatan, maskapai itu kini setuju memberi Stanley keringanan tugas atas alasan keagamaan. Dengan demikian, ia dapat mengatur siapa yang menyajikan alkohol dengan pramugari lain.
Ia diberhentikan sementara dari tugas setelah rekannya mengadu kepada manajemen ExpressJet, ujar Lena Masri, seorang pengacara dari Dewan Relasi Islami Amerikan (Council on American-Islamic Relations/ CAIR) wilayah Michigan.
Stanley (40) telah bekerja di maskapai daerah Atlanta hampir 3 tahun dan di tengah karirnya itu ia telah masuk Islam, ujar Masri. Stanley sebenarnya telah menyampaikan kepada supervisornya pada bulan Juni mengenai apa yang boleh dan tidak boleh ia lakukan, setelah ia belajar tentang agama barunya, Islam. Salah satunya adalah tidak hanya meinum alkohol, tetapi juga menyajikannya kepada orang lain.
Ketika rekan kerjanya melaporkan Stanley, ia diberhentikan sementara dari pekerjaannya selama satu tahun, lanjut Masri.
“Ia diberhentikan sementara tanpa dibayar pesangonnya mengikuti instruksi dari maskapai ExpressJet kepadanyar,” jelas Masri.
Masri mengklaim keluhan yang melawan Stanley sebagai diskriminasi, ditambah lagi pelapor mengatakan bahwa Stanley membawa sebuah buku “bertulisan asing” dan memakai kain penutup kepala.
Juru bicara ExpressJet mengatakan dalam pernyataan melalui sebuah email bahwa, maskapai penerbangan itu menghargai keberagaman tetapi tidak dapat memberikan tanggapan secara khusus untuk masalah pribadi.
“Di ExpressJet, kami merangkul dan menghargai bilai-nilai dari semua anggota tim kami. Kita memiliki kesempatan yang sama dengan sejarah panjang keberagaman di tempat kerja,” ujar pernyataan itu.
ExpressJet memiliki 9,000 pegawai, 388 pesawat dan rata-rata melakukan 2,200 penerbangan dalam sehari, sebagaimana dikutip AN dari situs perusahaan penerbangan itu. (adibahasan/arrahmah.com)
- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2015/09/11/alhamdulillah-seorang-pramugari-muslim-as-berhasil-dapatkan-hak-tidak-menyajikan-alkohol-di-maskapai-expressjet.html#sthash.6avE7WLv.dpuf
ALABAMA (Arrahmah.com) – Seorang pramugari Muslim pada maskapai ExpressJet mengatakan bahwa dirinya telah diberhentikan sementara secara keliru bulan lalu hanya karena menolak menyajikan alkohol kepada penumpang. Padahal, tindakan tersebut merupakan hak sang pramugari yang melaksanakan perintah dalam agama Islam yang dianutnya, sebagaimana dilaporkan Arab News (AN), Selasa (8/9/2015).
Charee Stanley, seorang pramugari ExpressJet cabang Detroit, merasakan diskriminasi dan menyatakan keluhannya pada Selasa (8/9) didampingi Komisi Persamaan Kesempatan Tenaga Kerja (Equal Employment Opportunity Commission/EEOC).
Alhamdulillah, sebagai hasil kesepakatan, maskapai itu kini setuju memberi Stanley keringanan tugas atas alasan keagamaan. Dengan demikian, ia dapat mengatur siapa yang menyajikan alkohol dengan pramugari lain.
Ia diberhentikan sementara dari tugas setelah rekannya mengadu kepada manajemen ExpressJet, ujar Lena Masri, seorang pengacara dari Dewan Relasi Islami Amerikan (Council on American-Islamic Relations/ CAIR) wilayah Michigan.
Stanley (40) telah bekerja di maskapai daerah Atlanta hampir 3 tahun dan di tengah karirnya itu ia telah masuk Islam, ujar Masri. Stanley sebenarnya telah menyampaikan kepada supervisornya pada bulan Juni mengenai apa yang boleh dan tidak boleh ia lakukan, setelah ia belajar tentang agama barunya, Islam. Salah satunya adalah tidak hanya meinum alkohol, tetapi juga menyajikannya kepada orang lain.
Ketika rekan kerjanya melaporkan Stanley, ia diberhentikan sementara dari pekerjaannya selama satu tahun, lanjut Masri.
“Ia diberhentikan sementara tanpa dibayar pesangonnya mengikuti instruksi dari maskapai ExpressJet kepadanyar,” jelas Masri.
Masri mengklaim keluhan yang melawan Stanley sebagai diskriminasi, ditambah lagi pelapor mengatakan bahwa Stanley membawa sebuah buku “bertulisan asing” dan memakai kain penutup kepala.
Juru bicara ExpressJet mengatakan dalam pernyataan melalui sebuah email bahwa, maskapai penerbangan itu menghargai keberagaman tetapi tidak dapat memberikan tanggapan secara khusus untuk masalah pribadi.
“Di ExpressJet, kami merangkul dan menghargai bilai-nilai dari semua anggota tim kami. Kita memiliki kesempatan yang sama dengan sejarah panjang keberagaman di tempat kerja,” ujar pernyataan itu.
ExpressJet memiliki 9,000 pegawai, 388 pesawat dan rata-rata melakukan 2,200 penerbangan dalam sehari, sebagaimana dikutip AN dari situs perusahaan penerbangan itu. (adibahasan/arrahmah.com)
- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2015/09/11/alhamdulillah-seorang-pramugari-muslim-as-berhasil-dapatkan-hak-tidak-menyajikan-alkohol-di-maskapai-expressjet.html#sthash.6avE7WLv.dpuf
ALABAMA (Arrahmah.com) – Seorang pramugari Muslim pada maskapai ExpressJet mengatakan bahwa dirinya telah diberhentikan sementara secara keliru bulan lalu hanya karena menolak menyajikan alkohol kepada penumpang. Padahal, tindakan tersebut merupakan hak sang pramugari yang melaksanakan perintah dalam agama Islam yang dianutnya, sebagaimana dilaporkan Arab News (AN), Selasa (8/9/2015).
Charee Stanley, seorang pramugari ExpressJet cabang Detroit, merasakan diskriminasi dan menyatakan keluhannya pada Selasa (8/9) didampingi Komisi Persamaan Kesempatan Tenaga Kerja (Equal Employment Opportunity Commission/EEOC).
Alhamdulillah, sebagai hasil kesepakatan, maskapai itu kini setuju memberi Stanley keringanan tugas atas alasan keagamaan. Dengan demikian, ia dapat mengatur siapa yang menyajikan alkohol dengan pramugari lain.
Ia diberhentikan sementara dari tugas setelah rekannya mengadu kepada manajemen ExpressJet, ujar Lena Masri, seorang pengacara dari Dewan Relasi Islami Amerikan (Council on American-Islamic Relations/ CAIR) wilayah Michigan.
Stanley (40) telah bekerja di maskapai daerah Atlanta hampir 3 tahun dan di tengah karirnya itu ia telah masuk Islam, ujar Masri. Stanley sebenarnya telah menyampaikan kepada supervisornya pada bulan Juni mengenai apa yang boleh dan tidak boleh ia lakukan, setelah ia belajar tentang agama barunya, Islam. Salah satunya adalah tidak hanya meinum alkohol, tetapi juga menyajikannya kepada orang lain.
Ketika rekan kerjanya melaporkan Stanley, ia diberhentikan sementara dari pekerjaannya selama satu tahun, lanjut Masri.
“Ia diberhentikan sementara tanpa dibayar pesangonnya mengikuti instruksi dari maskapai ExpressJet kepadanyar,” jelas Masri.
Masri mengklaim keluhan yang melawan Stanley sebagai diskriminasi, ditambah lagi pelapor mengatakan bahwa Stanley membawa sebuah buku “bertulisan asing” dan memakai kain penutup kepala.
Juru bicara ExpressJet mengatakan dalam pernyataan melalui sebuah email bahwa, maskapai penerbangan itu menghargai keberagaman tetapi tidak dapat memberikan tanggapan secara khusus untuk masalah pribadi.
“Di ExpressJet, kami merangkul dan menghargai bilai-nilai dari semua anggota tim kami. Kita memiliki kesempatan yang sama dengan sejarah panjang keberagaman di tempat kerja,” ujar pernyataan itu.
ExpressJet memiliki 9,000 pegawai, 388 pesawat dan rata-rata melakukan 2,200 penerbangan dalam sehari, sebagaimana dikutip AN dari situs perusahaan penerbangan itu. (adibahasan/arrahmah.com)
- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2015/09/11/alhamdulillah-seorang-pramugari-muslim-as-berhasil-dapatkan-hak-tidak-menyajikan-alkohol-di-maskapai-expressjet.html#sthash.6avE7WLv.dpuf

Kamis, 10 September 2015

Pembelian Sukhoi SU-35 Untuk Imbangi Negara Tetangga




JAKARTA, izzamedia.com - Anggota Komisi I DPR Salim Mengga, menyatakan, pembelian pesawat tempur Sukhoi Su-35 buatan Rusia untuk mengimbangi kekuatan pertahanan udara nasional.
"Pembelian Sukhoi Su-35 untuk memperkuat pertahanan kita, untuk mengimbangai kekuatan angkatan udara negara-negara tetangga," kata Mengga, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (10/9/2015).
Purnawirawan TNI AD itu menyebutkan, Malaysia sudah memesan pesawat tempur F-35 Lighting II buatan Lockheed Martin, Amerika Serikat, atau Sukhoi Su-35. Begitu juga dengan Singapura dan Australia yang telah membeli F-35. Bahkan, Australia sudah datang sebanyak 58 unit F-35.
Yang masih misterius adalah proses pengadaan Sukhoi Su-35 itu oleh pemerintah, mulai dari pengumuman permintaan informasi kepada pabrikan, permintaan spesifikasi, proses tender, pengujian, hingga keputusan penentuan pemenang tender.
Saat Angkatan Udara India membeli pesawat tempur Dassault Rafale dari Prancis, semua proses itu diungkap kepada publik dalam batas tertentu.

Kompetisi dibuka untuk semua pabrikan dengan cara yang jujur dan terukur, sampai akhirnya 178 unit Dassault Rafale dibeli India, dengan hanya 28 unit dibuat di Prancis dan sisanya di India sebagai bagian utama dari proses transfer teknologi.
Saat Sukhoi Su-27/30MKI dibeli Indonesia, Rusia melalui Rosoboronexport juga sempat menyatakan keinginannya untuk menerapkan transfer teknologi kepada Indonesia.
Namun sampai kini publik tidak mendapat informasi pasti tentang hal ini dari Rusia sebagai penjual pesawat tempur itu ataupun dari militer Indonesia sebagai operator.
"Kita harus tingkatkan pertahanan kita untuk mengantisipasi konfik di kawasan Asia Tenggara, termasuk di Laut China Selatan," kata politisi Partai Demokrat itu.
Pembelian Sukhoi Su-35 asal Rusia itu dikarenakan tidak serumit saat membeli pesawat tempur dari Amerika Serikat.

"Kita cari arsenal yang resikonya rendah. Misalnya kita beli F-16, tapi dalam perjanjiannya kita tidak boleh digunakan untuk keamanan dalam negeri, terus untuk apa?" katanya.
"Jadi kita cari syaratnya yang ringan. Dengan Rusia tidak banyak resikonya. Kita pernah rasakan embargo, kita beli 25 unit, yang bisa dioperasikan hanya lima. Jangan kita ulangi lagi," kata Mengga.
Ia menambahkan, dengan diperkuatnya angkatan udara dengan mempunyai pesawat tempur Sukhoi Su-35, tentunya akan membuat negara lain akan memperhitungkan Indonesia.

"Kita harus waspada, kalau kita lemah, bahaya bagi NKRI," kata dia.
Mantan komandan Pusat Kavaleri TNI AD itu menyebutkan, pengurangan anggaran Kementerian Pertahanan akan berdampak besar bagi Indonsia.
"Ini sangat ironis anggaran pertahanan dikurangi. Saya kira penambahan anggaran harus diperjuangan untuk mencapai standar minimun agar bisa imbangi negara-negara tetangga. Kalau tidak, kita tidak akan berani dengan negara tetangga," sebutnya.

Oleh karena, kekuatan militer mutlak diperlukan meskipun Indonesia kuat dalam diplomasi.
"Kalau kita lelat, dalam waktu 10 tahun ke depan kita tertinggal dibanding negara lain, meskipun kuat diplomasi. Kekuatan militer mutlak buat kita, tidak bisa diabaikan," kata Mengga.

sumber: antaranews.com

Pemprov Jatim Akan Gaji Penghafal Qur’an



 
Surabaya, izzamedia.com
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan gaji untuk penghafal Al-Qur’an per bulannya sebagai bentuk apresiasi karena ikut andil besar dalam mendidik masyarakat memiliki akhlak yang baik.

"Nanti yang dapat bantuan bukan untuk semua penghafal Al-Qur’an, tapi khusus untuk yang mengajar," ujar Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf kepada wartawan di Surabaya, Selasa.

Bantuan dana tersebut diupayakan turun tahun ini, namun jika tidak maka mulai dilaksanakan pada pos Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2016.

Gus Ipul, sapaan akrabnya, mengaku program tersebut sampai saat ini masih dikaji secara matang karena merupakan kali pertama di Jawa Timur, bahkan di Indonesia.

Menurut mantan ketua umum Gerakan Pemuda Ansor itu, para guru penghafal Al-Qur’an sangat membantu masyarakat berakhlak dan sangat mempengaruhi pertumbuhan perekonomian saat ini.

"Sebab pesatnya pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan tanpa dibarengi dengan akhlak yang mulia akan sia-sia dan tidak memberikan dampak yang bagus untuk masyarakat," ucapnya.

Mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal itu menjelaskan, ide penggajian guru penghafal Al-Qur’an muncul dari hasil diskusinya dengan Gubernur Jatim Soekarwo, termasuk siapa saja yang berhak mendapat bantuan.

"Nah dari hasil diskusi itulah muncul ide memberikan bantuan kepada mereka karena ikut membina akhlak masyarakat Jatim," kata mantan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Terkait siapa yang berhak menerima bantuan ini, kata dia, akan melalui proses ketat agar tidak salah sasaran, antara lain menelusuri apakah betul orang tersebut hafal Al-Qur’an, di mana tempatnya menghafal Al-Qur’an, hingga dilakukan tes hafal Al-Qur’an.

"Nanti ada tim khususnya sendiri. Sekarang masih dalam proses dan terus dipelajari. Yang jelas, bantuan untuk pengajar, bukan yang tidak mengajar," kata Gus Ipul. (Antara/Mukafi Niam)


sumber: nu.or.id