Pages

Kamis, 04 September 2014

Ksatria Cinta

Jika ada kata yang paling indah dalam sebuah bangunan peradaban, maka itu adalah cinta. Cinta inilah yang mengejahwantahkan makhluk untuk bergerak secara naluriah, memberi dan terus memberi. Itulah alurnya. Menggerakan untuk berkorban demi kemegahan keadilan. Maka dalam sejarah peradaban, kita akan temui para ksatia itu rela berkorban demi struktur bangunan sosial yang kokoh. Tidak ada urusan kerjanya dihargai ataupun tidak, namun semata agar ada harmoni dalam keagungan. 

Cinta adalah ruh penggerak. Tak ayal, semuanya akan hidup jika kekuatan cinta mendominasi karakternya. Mewarnai rona permukiman kampung pecinta. Merapikan ketidakteraturan dan berirama dalam kesatuan simfoni. Maka cinta pulalah yang menjadikan kedamaian setiap insan.

Cinta adalah naluri kemanusiaan. Akibatnya siapapun dia, jika ruh cintanya hidup, maka kedamaian akan menjadi kecendrungannya. Itulah hikmah kenapa Allah menciptakan manusia dalam dua kategori marital. Laki-laki dan perempuan. Adanya laki-laki menjadi sebab diciptakannya perempuan. Itulah rahasia kehidupan. Bertemunya laki-laki dan perempuan merupakan asasi. Dan keduanya akan merasakan kedamaian jika mereka didekatkan. 

Cinta itu butuh pengikat. Dan pengikat cinta adalah pernikahan. Pernikahan adalah satu-satunya jalan dalam membangun kebersamaan dua insan yang termabukkan olehnya. Pernikahan juga sekaligus uji nyali. Apakah dia benar seorang pecinta sejati atau hanya kamuflase bertopeng yang mengatasnamakan cinta. Itulah mengapa pernikahan menjadi sebegitu sakral. Yang oleh definisi agama dimaknai sebagai penggenapnya. sehingga pernikahan menjadi jalan menuju ridhoNya. Jika ada pecinta yang pandai membuat narasi syair tanpa berani mengajak kepada yang dicintainya ke jenjang pernikahan, maka janganlah kau mendekatinya, karena dia tentu bukan orang yang layak untuk diajak mengarungi bahtera kehidupan. Ia hanya penghianat cinta yang berpoles arjuna. 

Akhirnya hanya ada definisi ksatria cinta. Dia yang tidak banyak mengumbar ungkapan indah tak bermakna, namun sekali dia memutuskan untuk bertindak, sikap dan keberaniannnya mengalahkan kegamangan dan keraguannya. Tak minder dengan sentimen negatif yang ditujukan kepadanya dan tak jumawa dengan kebesaran. Dia yang tak banyak berjanji, namun teruji dalam kerja. Maka kepada para pecinta sejati, nikmatilah cinta. Bahagiakanlah diri dalam merayakannya. karena kau telah mensucikan dirimu dengannya tanpa pernah melanggar larangannya. Selamat meneguk cinta. []

Penulis: Dhiyaa Uddin - Bekasi [bersamadakwah/izzamedia]

Innalillah, Ayah Kandung Ustadz Arifin Ilham Tutup Usia

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka datang dari KH Muhammad Arifin Ilham. Ayah kandung pimpinan Majelis Az Zikra tutup usia pada Kamis (4/9/2014) dini hari. Rencananya, almarhum akan dimakamkan nanti siang di Banjarmasin.

“Innaa lillaahi wa innaa ilaihi roojiuun, abah kandung abang 72 tahun, haji Ilham Mardjuki telah berpulang ke Rahmatullaahi, 02 05 malam kamis ini di Banjarmasin,” kata KH Muhammad Arifin Ilham dalam lama Facebook miliknya.
Ucapan terakhir: La ilaha illallah

KH Muhammad Arifin Ilham menambahkan, dirinya bersama ibunda dan adik-adiknya menemani abah di saat-saat terakhir. Almarhum pun mengucapkan Laa ilaaha illallah di akhir hayatnya.

“Alhamdulillah langsung dalam bimbingan abang bersama mama dan adik adik abang setelah mengucapkan Laa ilaaha illAllah,” tambah KH Muhammad Arifin Ilham.

Semasa hidupnya, Haji Ilham Mardjuki juga aktif berdakwah. Beliau menjadi pembina Yayasan Az-Zikra bersama KH Muhammad Arifin dan Eteng Ahmad Salam.
Mohon doa

KH Muhammad Arifin Ilham juga meminta doa segenap kaum muslimin agar almarhum ditempatkan di tempat mulia di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Bismillahir rahmaanir rahiim ya Hayyu ya Qoyyum Allahumma sholli alaa Rasulillaahi wa alaa aalihi wa ashbihii ajmaiin. Allahumma ya Allah ampunilah seluruh dosa abah, maafkanlah seluruh kesalahan abah, lapangkanlah kuburan abah, muliakan kehadiran di alam kubur, jadikanlah kuburan taman di taman Syurga, tempatkanlah abah disisiMu dg kedudukan mulia…aamiin. Jazaakumullah terima kasih kerelaan doa kalian untuk abah tersayang fillah, dan mohon dimaafkan seluruh kesalahan,” lanjut pimpinan Majelis Az Zikra tersebut.

Sampai berita ini dimuat, lebih dari 12 ribu facebooker telah mendoakan almarhum di laman facebook KH Muhammad Arifin Ilham [beritapopuler/izzamedia]

Selasa, 02 September 2014

SALAH SATU ADAB BERTAMU - Jangan Ngintip Jika Bertamu

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :
”Sekiranya ada seseorang yang mengintip rumahmu tanpa ijin, lalu engkau melemparnya dengan batu sehingga tercungkil matanya, maka tidak ada dosa atasmu” [HR. Bukhari dan Muslim].

"Barangsiapa mengintip-intip rumah suatu kaum tanpa ijin mereka maka sah bagi mereka untuk mencolok matanya." [HR. Muslim]

Juga dalam sebuah hadist yang masih berkaitan, dari Hudzail ia berkata : “Seorang laki-laki – ‘Utsman bin Abi Syaibah menyebutkan laki-laki ini adalah Sa’ad bin Abi Waqqash radliyallaahu ‘anhu berdiri di depan pintu Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam untuk meminta ijin. Ia berdiri tepat di depan pintu. – Utsman bin Abi Syaibah mengatakan : Berdiri menghadap pintu - . Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata 
”Menyingkirlah dari depan pintu, sesungguhnya meminta ijin itu disyari’atkan untuk menjaga pandangan mata” [HR. Abu Dawud].

Sumber : https://www.facebook.com/ardian.candra

Beginilah Cara Warga Palestina Mengakali Komandan Intelijen Zionis Israel

Zionis Israel memakai segala cara untuk dapat menghancurkan Hamas. Namun, pertolongan Allah juga selalu hadir melindungi gerakan perlawanan Islam itu dari makar Zionis.

Salah satu cara yang dipakai Zionis untuk menghancurkan Hamas adalah keinginan entitas Yahudi itu menyadap pembicaraan para pimpinan Hamas. Karena tidak dapat melakukannya secara langsung, badan intelijen Israel Shin Bet menghubungi salah seorang petugas warga Palestina yang bekerja di jaringan saluran telepon milik Perlawanan.

Zionis menawarkan uang 100 ribu dolar kepada petugas tersebut dengan syarat ia memasang penyadap di salah satu jaringan telepon milik perlawanan. Petugas tersebut menolak, namun Zionis terus mendesak sambil mengancam ia akan dibunuh.

Petugas tersebut kemudian menyampaikan kepada pimpinannya perihal tawaran dan ancaman Zionis tersebut. Akhirnya ia disembunyikan dan dilindungi, sedangkan posisinya digantikan orang lain. Zionis pun tidak dapat lagi menghubungi dan main ancam. [IK/BersamaDakwah/izzamedia]

Ikan di Laut Gaza Melompat ke Perahu Nelayan Selama Gencatan Senjata

Ikan-ikan di laut Gaza melompat ke perahu nelayan selama gencatan senjata terjadi antara Hamas dan Israel,. Dalam video yang diunggah ComeToTruth ke youtube tanggal 27 Agustus 2014 tampak ikan-ikan pun seolah-olah ingin merasakan kegembiraan warga Gaza dan mereka ingin hanyut didalamnya.

Salah seorang pengguna  youtube pun berkomentar dan terkagum melihat hal ini.

"Subhana Allah. itu adalah keajaiban Allah dan Gaza itu diberkati oleh Tuhan dan mereka buktinya," ungkap Meriem Mazouz.

Klik video berikut ini:


Sebelumnya seperti yang diberitakan bbc.co.uk, gencatan senjata jangka panjang antara Israel dan kelompok-kelompok militan Palestina di Jalur Gaza telah berlaku sejak dicapai kesepakatan di Kairo. Gencatan berlaku sejak pukul 19:00 waktu setempat pada Selasa (26/08). Para pejabat Israel dan Palestina mengukuhkan kesepakatan dicapai dalam perundingan yang ditengahi oleh Mesir.

"Kita berada di sini hari ini untuk menyatakan kemenangan atas perlawanan, kemenangan bagi Gaza atas pertolongan Allah dan ketabahan rakyat kita dan perlawanan mulia," kata Sami Abu Zuhri, juru bicara Hamas, kelompok Palestina yang berkuasa di Jalur Gaza.

Kesepakatan juga meliputi pembukaan pintu-pintu perbatasan Gaza guna memungkinkan pengiriman bahan bangunan dan bantuan.

"Israel menerima prakarsa Mesir bagi gencatan senjata tanpa batas di Gaza," kata seorang pejabat Israel kepada BBC.

Namun gencatan senjata tidak mencakup tuntutan Hamas terkait operasi sebuah pelabuhan, bandar udara, tahanan dan dana. Kedua pihak akan membahas tuntutan masing-masing melalui penengah perundingan, Mesir, dalam waktu satu bulan.(pasberita)

Demokrasi & Demografi Matang, Modal Kesejahteraan

Jakarta–Peringatan kemerdekaan Republik Indonesia ke-69 tahun ini menjadi istimewa karena rakyat Indonesia baru saja melewati tonggak proses demokrasi: pemilihan umum legislatif dan pemilihan presiden. Indonesia juga baru melewati satu periode presidensial penuh secara konstitusional (2 x 5 tahun) tanpa ancaman terhadap demokrasi.

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta menuturkan, demokrasi yang makin matang ini harus jadi modal mewujudkan kesejahteraan. Apalagi, menurut Anis, ada bonus demografi yang menunggu kita.

“Kita akan merealisasikan bonus demokrasi dan bonus demografi dalam dekade yang akan datang. Dengan dua modal itu, cita-cita kemerdekaan akan dapat diwujudkan,” papar Anis dalam akun twitter-nya @anismatta.

Pada tahun 2020, Indonesia diperkirakan akan mengalami bonus demografi. Artinya, jumlah penduduk usia produktif mencapai 2/3 dari total jumlah penduduk. Pemerintah harus bisa memanfaatkan hal ini sebaik-baiknya dengan meningkatkan kualitas generasi muda, karena jika tidak, mereka hanya akan menjadi beban negara.

“Adanya bonus demografi di alam demokrasi bagai bibit unggul yang tumbuh di tanah yang subur. Kita harus menjaganya dari hama dan penyakit,” kata Anis.

Dirinya, Anis menegaskan, berkomitmen memastikan bibit unggul itu tumbuh menjadi pohon yang kokoh dan berbuah manis. Hal ini, menurutnya, sama seperti janji para “founding fathers” bahwa kemerdekaan adalah jembatan emas menuju kemakmuran.

“Tadi pagi, ketika memperingati detik-detik kemerdekaan bersama Koalisi Merah Putih, saya merasakan komitmen dan semangat janji kemerdekaan itu. Juga malam ini, di acara muhasabah kemerdekaan RI yg dilaksanakan MUI (Majelis Ulama Indonesia). Umat Islam akan terus menjadi pilar NKRI, bersama semua elemen bangsa,” Anis menegaskan. (MFS) (dnh)

HAMAS dan Mitos Politik Indonesia

Sebuah mitos bahwa Zionis Israel tak terkalahkan akhirnya runtuh saat perundingan berujung gencatan senjata disepakati HAMAS (Harakah Muqawamah Islamiyah) dan pemerintah negeri Yahudi tersebut. HAMAS mengumumkan kemenangannya atas penjajah Israel bersamaan dengan diumumkannya kesepakatan tersebut.

Dalam sambutannya, juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri, mengatakan, “Berkat kemuliaan dari Allah, pengorbanan rakyat, dan kegigihan gerakan perlawanan, terutama Brigade Izzudin Al-Qassam dan gerakan-gerakan yang lain, hari ini kita nyatakan kemenangan kita atas kekuatan jahat Israel.”

Zuhri menambahkan, “Kita bisa meraih kemenangan yang selama ini belum bisa diraih oleh pasukan negara-negara Arab. Hari ini, rakyat Palestina yang terkepung dan lemah bisa menang atas kekuatan jahat Israel. Kita bisa menghancurkan pasukan yang katanya tidak pernah kalah.”

HAMAS telah membuktikan bahwa kedigjayaan Zionis Israel hanyalah sebuah mitos yang sengaja dihembuskan oleh media agar umat Islam menjadi inferior. Memang begitulah adanya mitos. Belum terbukti kebenarannya, tapi publik dipaksa untuk mengakuinya sebagai kebenaran.

Di Indonesia, teramat banyak mitos politik yang berseliweran dan secara masif didengungkan oleh banyak pihak (media, intelektual, lembaga survey, dll). Kebanyakan mitos politik tersebut adalah tentang partai Islam. Nada-nada miring dan stigmatisasi negatif ditembakkan ke tubuh partai, kelompok dan elit islam.

Bukankah kita kerap mendengar pernyataan bahwa partai Islam sudah tak laku?; Bukankah kita sering membaca bahwa masyarakat skeptis dengan partai Islam?; Bukankah kita pernah mendengar prediksi lembaga survey bahwa partai Islam tak akan lolos parliamentary treshold?; Bukankah kita juga sering mendengar bahwa partai Islam tak cocok dengan kebhinekaan?; Atau, partai Islam tak bisa menjadi pemenang pemilu?

Keberhasilan HAMAS menghancurkan mitos keperkasaan Zionis Israel seharusnya bisa menjadi inspirasi dan triger bagi partai Islam di Tanah Air. Bahwa rentetan mitos yang terus dihembuskan kepada partai Islam tidak benar dan dapat dirobohkan. Lalu bagaimana cara mengalahkan mitos tersebut?

Membenahi diri agar bisa memantaskan diri sebagai partai pemenang pemilu adalah jawabannya. Bukan pekerjaan mudah tentu saja di tengah rimba belantara politik yang sarat jebakan dan godaan. Namun, jika kita sudah bertekad bulat, tak ada kata tak mungkin.

Jika para pengamat politik yang bergelar S2 dan S3 dari luar negeri begitu yakin bahwa partai Islam tak memiliki masa depan di Indonesia, saya justru berkebalikan dengan mereka. Kemenangan HAMAS bukan semata hancurnya sebuah mitos. Lebih dari itu, juga menjadi isyarat jelas bahwa pada ujungnya, kegemilangan akan berada dalam genggaman umat Islam termasuk di Indonesia. Persis seperti yang disampaikan Rasulullah saw bahwa di akhir Zaman kelak, akan berdiri kembali khilafah Islamiyyah setelah melalui periode kenabian, khulafaur Rasyidin, mulkan adhon (Raja yang menggigit) dan mulkan jabariyan (penguasa diktator).

Bersiaplah. Kemenangan akan segera hadir seiring runtuhnya mitos buruk partai Islam. Insya Allah.

Erwyn Kurniawan
@Erwyn2002

Kisah Taubat Terbaik, Wanita yang Bertaubat dari Zina

Pandangannya tertunduk. Sorot matanya menyiratkan penyesalan yang mendalam. Perutnya tampak membesar.

“Wahai Rasulullah, aku telah berzina. Aku layak mendapatkan hukuman rajam. Maka tegakkanlah hukuman had atas diriku,” wanita itu benar-benar ingin bertaubat. Ia memahami, dosa zina tidak mendapatkan ampunan secara sempurna kecuali dengan benar-benar bertaubat dan hukuman had ditegakkan. Ia meminta dirajam, dan ia tahu bahwa rajam akan merenggut nyawanya.

Rasulullah tidak langsung menjawab. Sebab dalam Islam, dosa zina yang tidak diketahui orang lain, pengadilan tak bisa menuntutnya. Secara Fiqih, hukuman had atas zina ditegakkan jika ada empat saksi yang melihat perbuatan keji tersebut. Tapi wanita ini datang sendiri mengakui.

“Janin dalam perut ini adalah buktinya ya Rasulullah,” lanjut wanita itu meyakinkan bahwa ia pantas dirajam.

“Pulanglah. Setelah bayimu lahir, barulah engkau kembali ke sini,” demikian keputusan Rasulullah. Sungguh, beliau adalah Nabi yang selalu dibimbing wahyu. Beliau adalah hakim yang paling bijaksana sedunia. Kasih sayang adalah jiwa dari setiap keputusannya. Tidak mungkin bagi beliau menghukum seorang wanita yang tengah hamil. Bagaimana nasib kandungannya? Selain itu, menurut banyak ulama, Rasulullah juga memberikan kesempatan kepada wanita tersebut agar ia konsentrasi menjaga janinnya, menjaga bayinya dan terlupa dengan permintaan hukuman yang ia ajukan hari itu.

Hari demi hari berlalu dengan cepat. Beberapa bulan kemudian, wanita itu melahirkan. Lalu ia pun kembali menghadap Rasulullah. “Ya Rasulullah, aku wanita yang beberapa bulan lalu menghadapmu meminta ditegakkan had atasku. Maka rajamlah aku,” demikian kira-kira pinta wanita itu. Dan kembali Rasulullah menolak permintaan itu. Beliau memintanya untuk merawat dulu anaknya, hingga masa persusuan selesai.

Ternyata wanita itu tidak lupa. Ia datang lagi setelah masa menyusui anaknya ia anggap cukup. “Ya Rasulullah, aku wanita yang dulu datang menghadapmu meminta ditegakkan had atasku. Maka rajamlah aku.” Permintaan itu akhirnya dikabulkan Rasulullah. Beliau pun menegakkan hukum had atasnya. Hingga ia menghembuskan nafas terakhirnya.

Ketika Rasulullah menshalati jenazah wanita itu, Umar bin Khatab heran. “Wahai Rasulullah, mengapa Engkau menshalatinya padahal wanita itu telah berzina?”
Beliau pun menjawab, “Wanita ini telah bertaubat dengan taubat yang seandainya taubatnya tersebut dibagi kepada 70 orang dari penduduk Madinah maka itu bisa mencukupi mereka. Apakah engkau dapati taubat yang lebih baik dari seseorang mengorbankan jiwanya karena Allah Ta’ala?”

Masya Allah… Sungguh luar biasa wanita tersebut. Bahkan ia memperoleh kedudukan yang sangat mulia di sisi Allah dan dalam pandangan Rasulullah. Taubatnya mencukupi untuk 70 orang dan taubatnya digolongkan sebagai taubat terbaik.

Di dunia ini, tak ada orang yang bersih dari dosa dan kesalahan kecuali Nabi yang dijaga Allah (ma’shum). Dan seperti hadits Rasulullah, sebaik-baik orang yang bersalah adalah yang mengikutinya dengan taubat. Sebaik-baik orang yang berdosa adalah orang yang mau bertaubat dari dosanya. Kita semua punya dosa, tetapi Allah membukakan pintu taubat untuk kita. Pertanyaannya, maukah kita bertaubat… dan seperti apa kualitas taubat kita? [Kisahikmah.com - BedaMedia Grup]

*diadopsi dari HR. Muslim dan lainnya

3 Rencana Kebijakan Kontroversial “Presiden” Jokowi

Belum dilantik, Presiden terpilih Joko Widodo alias Jokowi dan partainya, PDIP, telah merencanakan sejumlah kebijakan yang kontroversial dan dinilai tidak pro-rakyat. Anehnya, rencana tersebut adalah hal-hal yang selama ini ditolak oleh PDIP ketika masih menjadi oposisi.

1. Menaikkan harga BBM

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dikenal sebagai partai yang paling getol menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) selama 10 tahun terakhir sebagai oposisi. Setiap kali Pemerintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memutuskan harga BBM naik, PDIP selalu menolak.

Penolakan PDIP atas kenaikan harga BBM bukan hanya dilakukan di mimbar parlemen. PDIP juga membuat spanduk penolakan BBM, bahkan menurunkan massa untuk menolak kenaikan harga BBM. Misalnya pada 27 Maret 2012. Massa PDIP di berbagai daerah turun ke jalan untuk menolak kenaikan harga BBM. Aksi juga digelar di bundaran HI, Jakarta.

Pada 19 Juni 2013, PDIP kembali lantang menolak kenaikan harga BBM sekaligus menurunkan massa. Begitu getolnya PDIP menolak kenaikan BBM hingga media memberinya judul PDIP Tolak Kenaikan Harga BBM Sampai Titik Darah Penghabisan.

Namun, setelah resmi dinyatakan menang Pilpres, Jokowi dan PDIP segera mewacanakan kenaikan harga BBM. Menurut Megawati, menaikkan harga BBM adalah satu-satunya cara menyelamatkan keuangan negara. Tentu saja, cara pandang ini dikritik oleh banyak pihak. Sebab, naiknya harga BBM akan membuat rakyat semakin terbebani.

2. Meminta SBY naikkan harga BBM

Bukan hanya mewacanakan menaikkan harga BBM. Yang lebih kontroversial, PDIP meminta Presiden SBY menaikkan harga BBM bersubsidi. Tentu saja, permintaan ini ditolah mentah-mentah oleh SBY. Meskipun Jokowi menemui langsung SBY beberapa waktu lalu, SBY tetap pada pendirian bahwa pemerintahannya tidak akan menaikkan harga BBM.

Sedikitnya ada 4 alasan mendasar mengapa pemerintah SBY menolak menaikkan harga BBM.

Dua sikap ini, mau menaikkan harga BBM dan meminta SBY menaikkan harga BBM, membuat PDIP menuai kritik tajam dari banyak pihak, mulai dari para pakar hingga “wong cilik.” Penolakan dan protes tersebut dapat dengan mudah dilihat di media sosial. Bahkan, sejumlah pendukung Jokowi mengaku kecewa telah memilihnya karena belum dilantik sudah mewacanakan BBM naik.

3. Menjual pesawat kepresidenan

Ketua DPP PDIP, Maruarar Sirait, mengusulkan pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla menjual pesawat kepresidenan. Langkah itu, menurutnya, perlu diambil sebagai bentuk efisiensi untuk menyelamatkan perekonomian.

Usul itu sontak mendapat tanggapan miring dari para netizen. Mereka pun mengaitkan usulan itu dengan track record pemerintahan megawati yang pernah menjual sejumlah aset nasional.

Di samping itu, pesawat kepresidenan tersebut baru saja dibeli oleh pemerintah. Sedangkan PDIP sendiri pada saat kampanye menyewa pesawat pribadi untuk Jokowi. Mana yang lebih efisien? (Siyasa/beritapopuler.com)

Pelaku Pelecehan Seksual di Bus TransJ 'Dipajang' di Halte Lebak Bulus

Seorang pria bertelanjang dada dipajang di halte Busway, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Pria itu dipajang karena melakukan pelecehan seksual di dalam bus TransJakarta.

Seorang warga bernama Erri Putri sempat mengabadikan sosok pria itu dan mengirimnya ke pasangmata.com. Erri mengatakan, pria itu dipajang oleh petugas TransJ agar para penumpang mengingat-ingat tampang pria cabul itu.

"Setiap orang yang lewat situ disuruh foto, buat mengingat-ingat kalau dia melakukan pelecehan seksual," ujar Erri ketika dihubungi detikcom, Senin (1/9/2014).

Tampak dari foto yang dikirim Erri, perawakan pria itu cenderung kurus. Pria itu juga terlihat mengenakan kacamata. Sebuah kertas bertuliskan 'Pelaku Pelecehan Sexual!!!' menggantung di leher pria itu. Dengan tampang memelas, pria itu juga tampak memegang kedua telinganya.

Erri mengatakan, pria itu melakukan perbuatan tercela di dalam bus TransJ koridor 8 Lebak Bulus-Harmoni, tepatnya di daerah Pondok Indah. Namun, Erri tak tahu pasti apa yang dilakukan pria itu sehingga mendapat 'hukuman' ditelanjangi dan dipajang.

"Dia dipajang di samping loket pembelian tiket. Dia cuma pakai kolor aja itu," kata Erri yang menjepret pria itu sekitar pukul 20,50 WIB.

Sumber: detikNews

Spanduk UINSA "Tuhan Membusuk", FPI: Itu Penistaan Agama

Pemasangan sejumlah spanduk bertuliskan "Tuhan Membusuk" di kampus Uinsa Surabaya merupakan penistaan agama. Dan hal itu jelas melanggar pasal 156 KUHP dan atau 156a tentang penodaan dan penistaan agama. Demikian disampaikan Sekretaris FPI Jatim, Muhammad Khoirudin usai melaporkan Rektor, Dekan, dan Senat fakultas Ushuludin Uinsa ke Polda Jatim, Selasa (2/9/2014).

"Banyak sekali ulama, tokoh agama, dan tokoh-tokoh ormas Islam yang menghubungi saya. Mereka semua marah, karena hal itu jelas telah menghina dan melecehkan Islam," ujar Khoirudin sambil menunjukkan bukti laporan bernomor TBL/1001/IX/2014/UM/SPKT.

Semua pihak yang bertanggung jawab dalam hal ini harus mendapat hukuman berat. Alasannya, penistaan agama seperti ini jauh lebih kejam daripada aksi ISIS dan sebagainya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada kegiatan Orientasi Akademik dan Cinta Almamater (OSCAAR), 28 hingga 30 Agustus lalu, Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Ushuluddin dan Filsafat mengangkat grand tema “Tuhan Membusuk: Re-konstruksi Fundamentalisme Menuju Islam Kosmopolitan". Tema itu pun ditulis dalam beberapa spanduk dan dipasang di sejumlah titik di kampus. 

Tak pelak tema tersebut memancing reaksi penolakan dari kalangan dekanat dan rektorat, kendati banyak pula dari sejumlah dosen yang mendukung. Buntutnya, banner bertulisan tema tersebut diturunkan. Pihak dekanat beralasan, tema itu dikhawatirkan akan dikonsumsi masyarakat awam.

Meski sudah diturunkan, foto spanduk tersebut sudah banyak beredar di dunia maya. Terutama di jejaring sosial, Facebook dan Twitter. Reaksi masyarakat pun beragam. Sebagian, mengecam hal itu. [Tribunnews/izzamedia]

Senin, 01 September 2014

Kontroversial, Senat Ushuluddin UIN Sunan Ampel Bikin Tema OSPEK “Tuhan Membusuk”

Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya kembali memancing kontroversi.

Pada kegiatan Orientasi Akademik dan Cinta Almamater (OSCAAR) tahun 2014 ini, Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Ushuluddin dan Filsafat mengangkat grand tema “Tuhan Membusuk”

Tak pelak tema tersebut memancing reaksi penolakan dari kalangan dekanat dan rektorat, kendati banyak pula dari sejumlah dosen yang mendukung. Buntutnya, seperti diberitakan santrinews.com banner bertulisan tema tersebut diturunkan. Pihak dekanat beralasan, tema itu dikhawatirkan akan dikonsumsi masyarakat awam.

Gubernur Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Rahmad Sholehuddin menjelaskan, tema tersebut sejatinya berangkat dari sebuah realitas keberagamaan masyarakat Indonesia yang belakangan kian memperihatinkan.

“Sekarang tidak sedikit orang atau kelompok yang mengatasnamakan Tuhan dengan mudah membunuh orang lain,” kata Rahmad, Sabtu (30/8).

Demi (membela) Tuhan, mereka rela mempertaruhkan nyawanya. Perilaku ini lazim dilakoni oleh kelompok yang mengklaim paling shaleh. Kelompok yang mengklaim paling islami. Akibatnya, kelompok yang berbeda dengan mereka dengan mudah dituduh ‘kafir’ yang darahnya halal.

Keperihatinan yang lain adalah fenomena keberagamaan masyarakat modern yang mulai menempatkan spiritualitas sebagai alternatif pemecahan berbagai problem kehidupan.

Ironisnya, semangat keberagamaan masyarakat modern bertitik tolak pada pertimbangan matematis-pragmatis. Untung-rugi. Bila tidak lagi mampu memberi mamfaat secara materi, maka dengan mudah ‘agama’ dicampakkan begitu saja.

“Agama (Tuhan) tidak lebih hanya dijadikan sebagai pemuas atas kegelisahan yang menimpanya. Tidak salah kalau sekarang agama dikatakan berada di tengah bencana,” tegas mahasiswa jurusan Perbandingan Agama ini.

Rahmad lalu mencontohkan, ketika ditimpa musibah maka dengan reflek masyarakat ingat Tuhan. Keadilan Tuhan pun digugat. Di sisi lain, peran Tuhan kerap berada dalam simbol ketidakberdayaan.

“Lagi-lagi Tuhan tetap berada di pojok kesalahan. Itulah salah satu alasan mengapa kami mengangkat tema itu,” tandas alumnus Pondok Pesantren Zainul Hasan, Genggong Probolonggo ini.

Dia menambahkan, yang hendak dikritik bukan eksistensi Tuhan, melainkan nilai-nilai ketuhanan yang sudah mulai mengalami ‘pembusukan’ dalam diri masyarakat beragama.

“Dengan tema ini, kami berharap mahasiswa baru bisa menerapkan nilai-nilai ketuhanan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. [Santrinews/izzamedia]

Astaghfirullah, Muslimah Prancis Diwajibkan Pakai Bikini Kalau di Pantai

Mantan Menteri Urusan Keluarga Prancis, Nadine Morano, mengatakan sudah menjadi kewajiban wanita Perancis untuk memakai bikini di pantai. Oleh karena itu ia meminta agar budaya itu dihormati.

Media The Independent mengutip pernyataan Morano yang mengatakan, ia melihat seorang wanita muslim duduk di kursi pinggir pantai dengan mengenakan jilbab, baju lengan panjang, serta celana panjang. Ia menganggap hal itu tidak sesuai dengan budaya Prancis.

"Ketika Anda memilih datang ke negara sekuler seperti Prancis, Anda punya kewajiban menghormati budaya kami dan kebebasan para wanita. Atau Anda pergi saja," tulis Morano di akun Facebook dia.

Dia mempublikasikan gambar buram seorang wanita berjilbab duduk di pantai ketika dia berlibur akhir pekan. Ia juga mempublikasikan sebuah foto yang diambil tahun 1950-an dan 1960-an yang menunjukkan simbol seksual Brigitte Bardot mengenakan bikini.

Postingan ini mendapat komentar dari seorang blogger, Fouzia Rakza Bouzaoui. Ia mengatakan, Morano sebaiknya lebih mengkhawatirkan 20.000 kasus kekerasan seksual yang terjadi tiap tahun ketimbang berbicara tentang wanita yang mungkin tidak ia kenal, yang mungkin telah menentukan pilihan hidupnya sendiri. [ROL/izzamedia] {gambar}

Arus Bawah PKS Inginkan Ada Perubahan Karakter Partai

Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di tingkat 'grassroot' arus bawah menginnginkan ada perubahan karakter pada PKS yang lebih membumi. Hal itu diungkap Hari Ratmoko, Sekertaris Umum PKS kecamatan Banyumanik Semarang.

"Harapan saya, DPC (PKS tingkat kecamatan, sebagai ujung tombak) harus benar-benar "membumi", Artinya, agenda kerja DPC harus sejalan dengan kebutuhan masyarakat," ungkap Hari dikutip dari situs pkssemarang, Selasa (2/9/2014).

Menurut Hari, PKS saat ini memang sudah bekerja keras dan sudah menunjukan kepeduliannya di tengah tengah warga. Namun katanya, peduli saja tidaklah cukup, harus juga lebih membumi dan banyak srawung di tengah-tengah warga agar lebih memahami persoalan mereka. Sehingga program-program yang dilakukan PKS memang sesuai dengan apa kebutuhan warga bukan hanya formalitas agenda struktur semata.

Hari juga menegaskan bahwa Struktur DPC perlu bergandengan dengan ormas-ormas yang berpengaruh di tingkat kecamatan. Kerena ormas-ormas ini adalah tempat berkumpul masyarakat dari berbagai kalangan. PKS harus menjalin hubungan yang harmonis.

"Kedepan, DPC di tuntut untuk menjalin hubungan yang mesra dengan struktur pemerintahan dari tingkat Kecamatan sampai RT, dan juga beberapa ormas-ormas berpengaruh di wilayahnya masing masing" lanjutnya.

Tidak lama lagi Pimpinan Partai tingkat Kecamatan di Semarang akan melakukan pergantian kepemimpinan. Sebanyak 18 perwakilan PKS di 18 Kecamatan akan mengadakan Muscab mulai bulan September ini. DPC PKS Banyumanik ingin menjadikan momentum ini untuk melakukan perubahan karakter partai yang lebih membumi. [pkspiyungan/izzamedia]

Jokowi Kebelet Naikkan Harga BBM, Ada Apa?

Walau belum dilantik dan belum resmi menjabat sebagai penguasa nomor satu di Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) sudah siap menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Alasannya supaya mengurangi defisit anggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kamu harus baca sendiri, APBN 2015 kamu baca. Kan kelihatan, berapa untuk bayar subsidi, berapa untuk bayar utang, kan kelihatan, kemudian anggaran mengikat," ucap Jokowi di Balai Kota Jakarta, Kamis kemarin (24/8), seperti diberitakan vivanews.

Jokowi berharap ketika dia memimpin, defisit APBN semakin berkurang. Jika pada APBN 2015 defisit anggaran Rp257,57 triliun atau 2,32 persen dari produk domestik bruto, Jokowi jadi menaikkan harga BBM.

"Saya inginnya defisit anggaran sekecil-kecilnya, maunya seperti itu. Tapi itu tanya lagi tim transisi secara teknisnya," kata Jokowi lebih lanjut .

Kata dia, alokasi APBN sangat banyak sekali sehingga jangan sampai masyarakat Indonesia menjadi terbiasa dengan subsidi-subsidi yang justru akan memberatkan anggaran negara.

Benarkah seperti itu persoalan dan jalan keluarnya? Menurut seorang pengamat, Tarli Nugroho, menyatakan soal tata kelola energi ini masih saja dikambinghitamkan pada isu subsidi BBM, seolah di situlah letak persoalannya. Menurut Tarli, isu subsidi BBM merupakan cara para pelaku pasar dan para kompradornya untuk mendikte kita agar menerima liberalisasi di sektor hilir migas.

Jika sektor hilir migas kita berhasil diliberalisasi, maka lengkap sudah, dari hulu ke hilir kita sekadar menjadi konsumen. Meskipun kita memiliki BUMN di bidang minyak, yaitu Pertamina, faktanya sumur minyak yang dikuasai oleh BUMN kita itu tak lebih dari 10 persen. Sembilan puluh persen sumur minyak kita dikuasai oleh perusahaan asing dan swasta nasional. Begitulah posisi kita di sektor hulu migas.

Apa yang terjadi jika hulu dan hilir migas ini sudah diliberalisasi, dan kita sudah terlanjur mengekspor seluruh cadangan gas?

Sejak Dewan Energi Nasional (DEN) terbentuk pada 2007, Tarli mencatat ada hal yang ganjil dari isu-isu energi yang diproduksi oleh lembaga yang mempertemukan pemerintah, akademisi, praktisi dan pelaku usaha ini. Mereka lebih getol melakukan sosialisasi soal energi nuklir daripada melakukan elaborasi mengenai potensi energi yang dimiliki Indonesia sendiri.

Pendek kata, Tarli menyatakan, kita harus menolak intimidasi intelektual bahwa kita membutuhkan kenaikan harga BBM untuk menolong negara. Kita sedang terkena "sindrom kodok rebus" jika mau menerima intimidasi itu.

Setiap rezim yang menjadikan penarikan subsidi BBM sebagai titik pangkal pemerintahannya, bukanlah rezim yang bisa kita percayai akan bekerja keras dengan sungguh-sungguh untuk rakyatnya. Jika pemerintah dan para teknokratnya masih saja menjadikan isu subsidi BBM sebagai pokok persoalan, mereka adalah para pemalas yang enggan berpikir dan bekerja keras.

"Kita baru saja melewati Pilpres yang menggairahkan dan penuh harapan. Dari pengalaman sejarah kita tahu betul, tak ada perubahan yang dimulai oleh klise (soal subsidi BBM -ed). Tak pernah ada!," tegas Tarli. [pkspiyungan/izzamedia]

Senyum Tanpa Dosa Jokowi dimata Udar

Jakarta - Siapa yang tidak bingung jika bawahan yang tak tahu apa-apa ditetapkan sebagai tersangka sementara bos yang punya sekaligus penggagas proyek justru masih berkeliaran bebas tanpa cela. Itulah yang dialami mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Udar Pristono yang heran dengan keadilan hukum di negeri ini.

Ditetapkannya Udar Pristono sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan bus TransJakarta sebenarnya sudah membuat Udar bingung, apalagi melihat hingga saat ini Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo justru tidak tersentuh hukum.

Proyek senilai 1,5 triliun sejatinya adalah proyek milik Jokowi. Mulai dari ide hingga tahap pembelian serta penerimaan unit di Jakarta, Jokowi deiketahui menjadi pemeran utama proyek tersebut. Namun herannya, sesaat setelah kasus Bus TransJakarta menguap, justru Udar yang tidak tahu apa-apa yang harus menanggung beban kasus tersebut.

Udar berharap agar kebijakan hukum dapat membuka mata. Jika dirinya ditetapkan sebagai tersangka, maka Jokowi juga harus ditetapkan sebagai tersangka, bahkan dalang utama. Hukum yang berlaku padanya saat ini adalah diskriminasi. Udar merasa dirinya dijadikan kambing hitam dan tumbal demi nama baik Jokowi.

"Kalau saya tersangka, Jokowi juga harus dinyatakan tersangka, dan sebaliknya apabila Jokowi tidak bersalah maka Kejaksaan Agung juga harus mencabut status tersangka saya," ujar Udar saat ditemui di Jalan Tanah Abang III, Jakarta, Senin (1/9), seperti diberitakan spektanews.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menetapkan Udar Pristono, sebagai tersangka dalam dugaan korupsi proyek pengadaan Bus Transjakarta dan BKTB (Bus Kota Terintegrasi Tranjakarta) di Dinas Perhubungan Tahun 2013 dengan nilai Rp1,5 triliun.

Udar ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Print - 32/F.2/Fd.1/05/2014 tertanggal 9 Mei 2014.

Oleh karena itu, Udar heran melihat Jokowi yang masih pede mengumbar senyum seolah tanpa berdosa. Udar menduga ada kepentingan politik kenapa Jokowi tidak ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung.

"Kami sudah jelaskan beberapa hal tentang kasus Bus Transjakarta, berikutnya ini juga menyangkut tentang pribadi saya. Saya juga ingin mendapatkan suatu perlakuan yang seadil-adilnya. Kalau tidak bersalah biarlah saya bisa melangkah lebih lanjut sebagai seorang pegawai negeri sipil (PNS)," pungkas Udar. (spektanews/izzamedia)

Ini Alasan PKS Konsisten Tolak Kenaikan BBM


Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dipastikan konsisten menolak kenaikan BBM jika kebijakan itu akan diambil pemerintahan Jokowi-JK.

Menurut politisi PKS di DPR Aboe Bakar Al Habsy, kebijakan mengurangi subsidi dengan menaikkan BBM terbukti tidak efektif dan meleset. Pada R-APBN-P 2013 yang semula merencanakan kenaikan BBM, pada perjalanannya nilai subsidi masih melonjak dari angka APBN 2013. Bila asumsi awal subsidi BBM sebesar 193,8 T, ternyata setelah ada subsidi nilainya malah meningkat pada angka 209,9 T. Padahal sebenarnya kenaikan harga BBM ini untuk menekan angka subsidi tersebut (bisa dilihat di hal 4-7 Nota Keuangan R-APBN-P 2013).

“Oleh karenanya, tak benar kalau BBM naik, biaya subsidi akan turun, buktinya itu APBNP 2013,” ujar Aboe Bakar Al Habsy mengutip akun twitternya, sabtu (30/8).

Disisi lain tambah Habib sapaan akrab Aboe Bakar, kenaikan BBM ini juga akan membawa konsekuensi membengkaknya anggaran belanja untuk kompensasi BBM. Bila dilihat kompensasi kenaikan harga BBM yang diajukan dalam RAPBNP 2013 mencapai Rp 30,6 triliun. Angka itu dialokasikan untuk BLSM, Raskin, beasiswa, maupun PKH. Sehingga, totalnya akan mencapai Rp 66,8 triliun (bisa dilihat di hal 4-11 Nota Keuangan R-APBN-P 2013).

Ia melanjutkan, dampak negatif kenaikan harga BBM juga akan menyebabkan naiknya jumlah masyarakat miskin di Indonesia. Misalkan pada tahun 2013, dimana target kemiskinan yang telah ditetapkan dalam APBN 2013 sebesar 9,5 persen hingga 10,5 persen ternyata dikoreksi menjadi antara 11,85% dan 12,10% lantaran kenaikan BBM.

Selain itu pada tahun 2013 juga terlihat kebijakan pengurangan subsidi BBM akan berdampak secara langsung pada peningkatan biaya transportasi masing-masing sebesar 23.8 persen dan 11,9 persen, ketika dilakukan kenaikan premium 44 persen dan solar 22 persen.

Tak hanya itu kenaikan harga BBM juga memicu Inflasi, seperti yang terjadi di tahun kemarin bila pada asumsi awal inflasi pada angka 4,8 persen. Karena ada kenaikan BBM angka inflasi akan melonjak pada angka 7,2 persen. Menurut BI bila tanda adanya kenaikan BBM, angka inflasi bisa ditekan sampai pada angka 5,5 persen, namun bila ada kenaikan BBM angka inflasi bisa melonjak hingga 7,5 persen.

Dari dasar itulah menurut Habib, PKS akan memilih untuk menolak kebijakan kenaikan BBM jika dasarnya adalah untuk menutup anggaran subsidi yang membengkak. Padahal berkaca pada 2013 lalu ada atau tidaknya kenaikan BBM, nilai subsidi tetap membengkak. [pkspiyungan/izzamedia]

Aksi Unik Pelantikan Anggota Dewan PKS Yogyakarta

Yogyakarta - Enam orang anggota dewan terpilih Fraksi PKS DPRD DI Yogyakarta resmi dilantik hari Senin (1/9).

Selesai dilantik ada aksi unik tak terduga. Keenam anggota dewan dari PKS ini mendapatkan karangan bunga dari beberapa pendukungnya di halaman gedung DPRD Propinsi DI Yogyakarta.

Menurut perwakilan para pendukung, karangan bunga yang mereka bawa adalah bentuk dukungan moril kepada para anggota dewan PKS. Mengingat anggota dewan kedepan tugasnya cukup berat maka para konstituen itu membawakan bunga agar para anggota dewan selalu bahagia dan ingat dengan masyarakat.

"Karangan bunga ini bentuk cinta kami kepada para anggota dewan yang telah kami pilih. Beliau semua akan bekerja selama lima tahun. Tugas kami juga memberikan semangat agar semua anggota dewan tidak lalai dan terus berjuang dalam track yang benar," kata Agung Widodo mewakili konstituen yang lain.

Sementara itu, keenam anggota dewan terpilih dari PKS resmi dilantik bersama 55 anggota dewan DPRD DIY yang lain. Adapun keenam Fraksi PKS DPRD DIY masa bakti 2014-2019 tersebut adalah:

1. Nur Sasmito, ST, MM
2. Ir. Arief Budiono
3. M. Zuhrif Hudaya, ST
4. Huda Tri Yudiana, ST
5. H. Nandar Winoro, ST
6. Agus Sumartono, S.Si

*sumber: http://www.pksdiy.or.id/2014/09/sebagai-tanda-cinta-anggota-fpks-dprd.html

Presiden SBY kasih pelajaran “memalukan” untuk PDIP

JAKARTA – PDI Perjuangan kini tengah mengkaji kemungkinan presiden terpilih Joko Widodo menaikkan BBM bersubsidi guna menekan beban APBN akibat subsidi.

Penolakan Presiden SBY untuk menaikkan harga BBM dalam pertemuan dengan Jokowi, Raby (27/08/2014) tadi malam di Bali, seolah-olah PDIP sedang diberi pelajaran bahwa selama ini PDIP selalu menolak kebijakan kenaikan BBM dengan mengatasnamakan kepentingan wong cilik.

Sikap menolak SBY sama saja memberikan kesempatan kepada Jokowi, ikon wong cilik untuk menaikkan harga BBM bersubsidi yang diyakini bakal mendapatkan penolakan keras dari masyarakat.

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok, Kamis (28/08/2014) mengataka, ini memberikan pelajaran kepada partai politik di DPR RI, khususnya PDIP.

“Waktu Pak SBY dulu mau naikkan harga BBM, diprotes partai, termasuk PDI Perjuangan yang paling keras bersuara. Alasannya membela wong cilik. Nah kalau sekarang, bagaimana parpol wong cilik ini akan menjelaskan ke massa wong ciliknya,” sindir Mubarok.

PDIP, kini disadarkan dengan kenyataan bahwa menaikkan harga BBM merupakan tuntutan dan tak tidak bisa ditolak.

“Ini pelajaran bagi PDI Perjuangan, dia butuh dukungan dari Parlemen. Dan ini akan sulit dengan solidnya Koalisi Merah Putih di sana,” pungkas Mubarok.(jurnal3)

Semoga Rakyat Sadar Siapa Jokowi Sesungguhnya

Mudah-mudahan rakyat semakin paham apa hikmah atau pelajaran yang bisa dipetik dengan terpilihnya Joko Widodo alias Jokowi dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI yang penuh dengan catatan itu. Ada banyak hikmah yang bisa di ambil, dan salah satunya adalah supaya rakyat tahu siapa sesungguhnya Jokowi – JK. Mungkin dengan begini rakyat bisa matang dalam berdemokrasi.

Ngototnya pasangan Jokowi JK dalam isu kenaikan BBM adalah sebuah ‘hadiah’ kepada rakyat Indonesia. Padahal dulu, Jokowi dan PDIP adalah kubu yang menentang naiknya Bahan Bakar Minyak (BBM). Tapi itu dulu sewaktu cari perhatian rakyat, karena mau maju menjadi Capres. Namun setelah jadi Presiden, eh malah mau menaikkan BBM.

Tapi anehnya, malah nyuruh SBY yang naikkan BBM, artinya bukan malah membantu solusi dalam masalah BBM, namun SBY mau dijerumuskan. Kasihan SBY.

“Memang akan lebih baik itu disetujui (pengurangan subsidi BBM), jadi (kenaikan harga BBM) sebelum (dirinya dilantik sebagai presiden), tapi kan ini kita mau bertemu dulu,” kata Jokowi di Balaikota DKI dikutip dari Liputan6 ,Senin (25/8).

Joko Widodo alias berjanji tak akan menghapus subsidi BBM. Hal tersebut dia sampaikan usai  menerima dukungan dari seratusan tukang ojek yang tergabung dalam Ikatan Persaudaraan Ojek Indonesia (IPOI) di Jalan Borobudur 18, Menteng, Jakarta Pusat, dikutip dari Rupublika Senin, (16/6).

Koordinator IPOI Halis Rumkel mengatakan, para tukang ojek yang mendukung Jokowi berharap agar capres nomor urut dua tersebut tidak mencabut subsidi BBM. Mereka juga berharap agar Jokowi memperjuangkan ojek sebagai sarana transportasi alternatif.

"Keinginan untuk subsidi BBM saya kira tidak ada masalah. Subsidi bagi rakyat kecil adalah sebuah keharusan," ujar Jokowi menanggapi permintaan para tukang ojek.

Di kesempatan berbeda, usai bertemu dengan politisi senior Partai Golkar Ginandjar Kartasasmita, Jokowi kembali menegaskan bahwa ia tak akan mencabut subsidi BBM. Namun, yang ingin digarisbawahi oleh Jokowi adalah, SUBSIDI HANYA UNTUK RAKYAT KECIL.

"Subsidi itu diberikan kepada yang tepat sasaran, yang menikmati yang kecil-kecil seperti tukang ojek," kata Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Tak hanya BBM, Jokowi juga mengatakan bahwa pemerintahannya nanti akan memberikan subsidi pada hal-hal pokok yang dibutuhkan rakyat kecil, seperti sembako, pupuk, pestisida, dan solar bagi nelayan.

Tapi apa yang dijanjikan Jokowi itu hanyala janji yang terucap kini Presiden terpilih hasil putusan MK itu malah ngotot menaikan BBM.
(GEBRAKNEWS)