Pages

Rabu, 16 April 2014

Apakah Mungkin Partai Islam Mau Bersatu Dalam Pilpres?


Partai berbasis massa Islam sudah saatnya untuk menyatukan sikap dan kepentingan. Melihat hasil hitung cepat (quick count) pemilu legislatif 2014, partai-partai Islam sesungguhnya memiliki kekuatan untuk bersatu untuk membawa Indonesia menjadi lebih baik di masa mendatang. 

''Inilah saat terbaik bagi umat Islam Indonesia mengokohkan jati diri dan kontribusi kebangsaanya dengan memenangkan pemilu presiden 2014,'' kata Andriyana, ketua umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). 

Andriyana menilai perolehan suara akumulatif partai Islam pada pemilu legislatif ini sesungguhnya dapat dipandang sebagai sebuah keberhasilan. Raihan suara lebih dari 30 persen, menurut dia, menjadi kekuatan dan modal dasar untuk menyatukan agenda dalam mengusung kepemimpinan Indonesia lima tahun ke depan. 

Seperti dilansir dari hasil hitung cepat Puspol Indonesia, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meraih suara 9,13 persen. Disusul berikutnya oleh PKS (7,5 persen), PAN (7,49 persen) dan PPP (6,7 persen). Suara partai berbasis massa Islam itu bersaing dengan partai berideologi nasionalis. Hasil quick count Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meraup suara hingga 19.53 persen. Di bawahnya menguntit Golkar (15.43 persen), Gerindra  (11.76 persen) dan Partai Demokrat (10.32 persen).

''Melihat konstelasi suara yang ada karenanya sudah saatnya partai-partai Islam itu harus fokus pada kepentingan bangsa dan bersatu pada dalam Pemilihan Presiden,'' saran Andriyana. 

Ketua KAMMI ini menegaskan sudah tidak lagi saatnya bagi para pemimpin umat Islam untuk tidak bersatu dalam menghadapi pilpres 2014. Partai-partai Islam, menurut Andriyana, memiliki potensi membangun poros kekuatan dalam pilpres.
Bila melihat akumulasi suara partai Islam yang mencapai lebih dari 30 persen, ini adalah sinyal bahwa kekuatan umat Islam telah bangkit. ''Patut kiranya kebangkitan kekuatan Islam ini diperkuat dengan visi dan itikad para pemimpin partai Islam untuk bersatu demi kepentingan bangsa.'' 

Sementara itu Ketua PP KAMMI Bidang Kebijakan Publik, Arif Susanto, menambahkan dengan tantangan bangsa yang semakin besar maka dibutuhkan totalitas komitmen dan kontribusi seluruh rakyat khususnya Umat Islam. Umat Islam Indonesia memiliki integritas dan kompetensi unggul yang siap digerakkan untuk kebangkitan Indonesia. 

Untuk itu, kata Arif, sudah sepatutnya para pemimpin umat dan bangsa membangkitkan semangat dan patriotisme umat Islam agar dapat bersatu padu memulai jalan kebangkitan bangsa Indonesia. ''Kita percaya kepada para pemimpin partai politik Islam bisa menunjukkan jiwa kenegarawanan dan teladan pada Umat dengan bersatu padu demi kepentingan bangsa,'' kata dia. ''Pemilu Presiden bukan segala-galanya namun kebangkitan Indonesia bisa dimulai dari kemenangan umat Islam dalam Pilpres 2014.'' [ROL/izzamedia]

Timnas U-19: Gol Kami Dicetak Anak Yatim Yang Khusyuk Berdoa

izzamedia.com – Jakarta.  Timnas U-19 Indonesia tampil apik saat menggilas Uni Emirat Arab dalam laga uji coba di Stadion Zeyab Awana, Dubai, Senin (14/4).

Tampil mendominasi permainan sejak awal pertandingan, Garuda Jaya berhasil menang dengan skor 4-1. Empat gol kemenangan Garuda Jaya dilesakan oleh Ilham Udin Armaiyn pada menit 42, Evan Dimas (67′), David Maulana (77′) dan Dimas Dradjad (91′).
Lewat akun resminya yang dikutip situs Bolaindo, Timnas U-19 Indonesia menyebut dua dari empat gol mereka dilesakkan oleh dua anak yatim. Kedua pemain tersebut sangat khusyu berdoa saat mengikuti ibadah umrah pekan lalu.

“2 Goal INDONESIA U-19 hari ini dicetak oleh 2 Anak Yatim @IlhamArmaiyns & @Dimasdrjd. Pada saat umrah, mereka selalu berdoa untuk orang tuanya,” terang akun Twitter Timnas U-19.

Ilham Udin menjadi pembuka gol timnas U-19 Indonesia. Sementara, Dimas Drajad mencetak gol penutup kemenangan skuad Indra Sjafri. Pelatih asing pun memuji penampilan Evan Dimas dan kawan-kawan. (ROL/sbb/izzamedia)

Laksamana Cheng Ho Keturunan Rasulullah? Ini Silsilahnya

Pelaut dan penjelajah dunia asal Tiongkok, Laksamana Cheng Ho, ternyata merupakan keturunan ke-37 Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam. Pendapat ini diungkapkan oleh beberapa sarjana, antara lain Li Shihou dari Tiongkok dan Usman Effendy dari Indonesia.

Dalam buku 'Laksamana Haji Cheng Ho Berlayar ke Indonesia sebagai Niagawan dan Mubaligh,' Usman Effendy menjelaskan sebagai berikut:

"Ahli sejarah itu bernama Prof Haji Lie Shihou, yang dalam literaturnya menemukan bukti bahwa moyang yang ke 11 (sebelas) dari Cheng Ho adalah utusan (duta besar) negeri Bokhari (Arab Saudi) yang bernama Sayidina Syafii, dan Syafii ini adalah keturunan Rasulullah SAW. Dengan demikian Sayidina Syafii adalah cucu ke-26 dari Nabi Muhammad SAW," tulisnya pada sub judul 'Keturunan ke-37 Nabi Muhammad SAW.'
.
Buku ini diterbitkan oleh Angkatan Bersenjata pada 18 Juli 1987 dan dikutip kembali oleh Kong Yuanzhi dalam buku berjudul 'Muslim Tinghoa Cheng Ho, Misteri Perjalanan Muhibah di Nusantara' yang diterbitkan oleh Pustaka Populer Obor.

Usman Effendy mengutip pendapat Lie Shihou dalam bukunya yang bertajuk 'Bukti-bukti Baru dari Mukadimah Silsilah Marga Cheng dan Silsilah Sayid Ajall'. Shihou berpendapat bahwa Cheng Ho adalah keturunan Nabi Muhammad SAW. Bila Nabi Muhammad adalah angkatan pertama, maka Cheng Ho merupakan angkatan ke - 37.

Shihou berargumen bahwa dalam Mukadimah Silsilah Marga Cheng, tercatat bahwa Suo-Fei-Er/ Sayidina Syafii adalah Kaisar Kerajaan Bokhari. Pada tahun Xi Ning ke-3 Dinasti Song (1070 M), Sayidina Syafii menyerahkan diri kepada Kaisar Song Tiongkok akibat negerinya diserang oleh negara tetangganya.

"Dan Sayidina Syafii beserta keturunannya dianugerahi Kaisar Tiongkok jabatan tinggi berkat jasa-jasanya. Ternyata Cheng Ho adalah keturunan dari Sayidina Syafii," tulis Shihou.

"Dari mukadimah Silsilah marga Cheng dapat kita ketahui keturunan Sayidina Syafii sebagai berikut: Sayidina Syafii --> Sa-Yan/Sai Yan --> Su-Zu-Zha/Su-Sha-Lu-Gu-Cong-Yue --> Kan-Ma-Ding --> Ma-Ha-Mu --> Sayid Ajall/Sayidina Syamsuddin (yang dianugerahi sebagai Raja Han Yang) --> Na-Su-La-Ding --> Bai-Yan-Mi-Li-Jin/Ma Haji --> Ma San --> Bao/Ma He/Chen Ho," tambah Shihou dalam bukunya 'Bukti-Bukti Baru dari Mukadimah Silsilah Marga Cheng dan Silsilah Sayid Ajall'.

Dari silsilah marga Cheng dan Silsilah Sayyid Ajall, dapat disimpulkan dengan bagan sebagai berikut:

Angkatan 1: Muhammad,
2: Ali,
3: Hou-Sai-Ni
4: Yi-Bu-Lai-Xi-Mo
5: Yi-Si-Ma-Ai-le
6: Xie-Xin
7: E-Le-Hou-Sai-Ni
8: Ye-Ha-Ya
9: E-Ha-Mo-De
10: Li-Sha-Shi (Kaisar Kerajaan Mi-Si-Le)
11: She-Li-Ma
12: Mu-Lu-Ye-Mi
13: Ya-Xin
14: Lu-Er-Ding
15: Mu-Ba-er-Sha
16: Yi-Si-Ma-Xin
17: Ha-San
18: Gu-Bu-Ding
19: Mu-Xie
20: Hu-Fu-Ding
21: Wu-Ma-Nai-Ding
22: Wu-Ma-Er
23: Cha-Fa-Er
24: Zhe-Ma-Nai-Ding
25: An-Du-Er-Yi
26: Suo-Fei-Er/ Sayidina Syafii
27: Sai-Yan-Su-Lai-Gong-Na
28: Su-Sha-Lu-Gu-Chong Yue/ Su-Zu-Sha
29: Kan-Ma-Ding-Yu-Su-Pu
30: Ma-Ha-Mu-Ke-Ma-Nai-Ding
31: Sai-Dian-Chi/ Sayid Ajall/ sayidina Syamsuddin
32: Na-Su-La-Ding
33: Bai-Yan
34: Mi-Di-Na/ Haji
35: Mi-Li-Jin/ Ma Haji
36: Ma He/ Cheng Ho

Kebanyakan nama moyang Cheng Ho yang terdapat di Mukadimah itu asalnya dari bahasa Arab Persia. Maka bentuk tulisan yang dipakai seperti Su-Zu-Sha atau Kan-Ma-Ding merupakan terjemahan bahasa Mandarin menurut bunyi aslinya, kecuali nama Sayid Ajall yang diturunkan dari keterangan bahasa Inggris, dan nama Sayidina Syamsudin yang diturunkan dari Usman Effendy. [ROL]

Hidayat Nurwahid Raih Suara Tertinggi di Inggris


London - Dua calon anggota legislatif Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nurwahid dan Taufik Ramlan Wijaya, berhasil meraih suara terbanyak bila dibandingkan caleg partai-partai lain dalam pemilihan umum untuk kawasan Inggris Raya dan Republik Irlandia.

Dalam penghitungan akhir suara di KBRI London, hari Selasa (15/04) yang berlangsung hingga petang, Hidayat meraih 127 suara sedangkan Taufik menempel ketat dengan 125 suara.

"Ini menunjukkan bahwa para pemilih di Inggris mengerti siapa yang dipilih dan bahwa ini pemilihan anggota legislatif, bukan pemilihan presiden," kata Hendri Lucky, ketua Pusat Informasi dan Pelayanan (PIP) PKS di Inggris. 

Taufik memang serius berkampanye di Inggris. Meski tidak datang secara langsung, ketua Badan Hubungan Luar Negeri DPP PKS ini setidaknya hadir secara online di dua acara dialog dengan masyarakat Indonesia di Inggris yang diselenggarakan PIP PKS Inggris.

Di dua forum ini Taufik banyak berbicara tentang perlindungan Tenaga Kerja Indonesia, kewarganegaraan ganda, dan akses pendidikan bagi warga negara Indonesia di luar negeri.

Secara umum PKS menempati urutan kedua dalam pemilu di Inggris dengan 403 suara atau 17,4% dari seluruh kartu suara yang sah, baik yang dicoblos langsung pada 5 April maupun yang dikirim melalui pos. Hasil ini melampaui 252 suara yang didapat dalam pemilu 2009.

"Kami tentu bersyukur karena bisa melewati target 350 suara yang kami canangkan sebelumnya," ujar Hendri.

Hendri menambahkan penambahan suara bila dibandingkan dengan pemilu 2004 dan 2009 ini antara lain menunjukkan bahwa dukungan komunitas Indonesia di Inggris terhadap PKS kian besar.

"Di sisi lain ini juga menjadi pengingat agar kami terus melayani dan bekerja demi masyarakat Indonesia di Inggris," kata Hendri.

Urutan teratas perolehan suara pemilu 2014 di Inggris ditempati PDI Perjuangan dengan 963 (41,6%). Gerindra berada di urutan ketiga dengan perolehan suara 236 (10,%), disusul Partai Amanat Nasional dengan 169 suara (7,3%).

Partai Demokrat, pemenang pemilu lima tahun lalu, hanya mendapat 119 suara atau 5,1%. (*)
[pkspiyungan]

Kreatif, Muslimah Gaza Ubah Granat Zionis Jadi Pot Bunga


Para muslimah Gaza memang kreatif dan tidak kenal menyerah. Setelah rumah dan tanaman mereka dihancurkan Zionis Israel dengan rudal dan granat, mereka justru memanfaatkan longsongan granat-granat itu sebagai pot untuk menanam kembali tumbuhan di Gaza.

Sebuah foto yang dilansir @sahabatalaqsa, menunjukkan seorang muslimah tengah menyirami tumbuhan yang ditanam di dalam pot bekas granat. “Granat gas air mata penjajah zionis; kami jadikan wadah kehidupan” 

Semangat menghidupkan bumi – salah satunya dengan menanam tumbuhan- adalah salah satu ajaran Islam. Di dalam Al Qur’an disebutkan fungsi manusia sebagai khalifah yang memakmurkan bumi. Sedangkan di dalam hadits, Rasulullah memerintahkan umatnya untuk menanam benih di tangannya kendati kiamat akan tiba esuk hari.

“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”.” (QS Al Baqarah : 30)

"Sekiranya di tanganmu ada benih kurma dan kamu tahu bahwa esok akan kiamat, maka hendaklah kamu menanamnya” (HR. Ahmad) Bagaimana dengan kita? [IK/bersamadakwah/izzamedia]

Foto-Foto Gerhana Bulan "Merah"

Sebuah fenomena alam tanda kebesaran Allah terjadi pada Senin (14/4) tengah malam hingga Selasa (15/4) dini hari. Bulan mengalami gerhana total dengan warna kemerah-merahan. Sayangnya tidak semua wilayah di Indonesia bisa melihatnya. Bahkan, dari sebagian wilayah yang semestinya dapat melihat ternyata terhalang awan dan hujan.

Seperti apa 'wajah' bulan saat gerhana merah? Berikut foto-fotonya seperti di-crop dari The Guardian:

Foto gerhana bulan merah di Texas. Photograph: Dr Scott M Lieberman/AP

Foto gerhana bulan merah di Melbourne. Photograph: Scott Barbour/Getty Images

Foto gerhana bulan merah di Kansas. Photograph: Larry W Smith/EPA

Foto gerhana bulan merah di San Salvador. Photograph: Jose Cabezas/AFP

Foto gerhana bulan merah di Florida. Photograph: Joe Raedle/Getty Images

Di Argentina. Photograph: Enrique Marcarian/Reuters

Di Florida. Photograph: Joe Raedle/Getty Images

Video Mengharukan, Ketika Kebaikan Berbalas 30 Tahun Kemudian

Sebuah video inspiratif beredar di media sosial. Video ini mengisahkan tentang seorang anak kecil yang mencuri obat di apotek. Saat ia diusir pemilik apotek dan diomeli karena ketahuan mencuri, seorang pria penjual sup menyelamatkannya. “Apakah ibumu sakit?” tanya pria itu, dijawab anggukan sedih si bocah. Pria itupun membayar obat tersebut dan menyerahkannya pada si anak, disertai sebungkus sup buatannya.

30 tahun kemudian, pria dermawan itu jatuh sakit. Biaya operasi dan perawatannya mencapai 792.000 baht (sekitar Rp.280 juta). Mereka tak punya uang sebanyak itu, walau berniat menjual warung supnya. Anak perempuan penjual sup itu pun menemui dokter menyampaikan kondisinya.

Betapa terkejutnya, ia mendapatkan kwitansi telah berubah. Semuanya 0 baht. Di bawahnya tertera tulisan, “Semuanya telah dibayar 30 tahun lalu, dengan 3 paket obat dan sebungkus sup. Salam, Dr. Prajak Arunthong.”

***


Teruslah berbuat baik, teruslah memberi dan melayani. Jika kebaikanmu dan pelayanan komunitasmu belum berbalas sesuatu, insya Allah suatu saat nanti engkau akan menuai apa yang telah engkau tanam. Bahkan, jika pun tidak berbalas di dunia, Allah menyediakan balasan terbaik di akhirat kelak. Berupa surgaNya. 

"Jika engkau berbuat baik (sesungguhnya) engkau berbuat baik untuk dirimu sendiri" (QS. Al Isra' : 7)



sumber : bersamadakwah